Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 3 Juli 2025 | 00.04 WIB

Orang yang Tidak Bisa Makan Tanpa Menonton Sesuatu Seringkali Memiliki 7 Ciri Kepribadian Ini

Orang yang Tidak Bisa Makan Tanpa Menonton Sesuatu Seringkali Memiliki 7 Ciri Kepribadian Ini - Image

Orang yang Tidak Bisa Makan Tanpa Menonton Sesuatu Seringkali Memiliki 7 Ciri Kepribadian Ini

JawaPos.com - Banyak orang pernah makan mi instan sambil menatap layar laptop, di berbagai tempat dan kota.

Kadang terasa menenangkan, kadang hanya jadi alasan untuk nonton satu episode tambahan saat tangan sedang sibuk menyendok makanan.

Apa pun alasannya, ada satu hal yang menarik: orang-orang yang butuh video YouTube, acara TV, atau TikTok saat makan sering kali memiliki pola kepribadian yang cukup konsisten.

Dan tidak, ini bukan soal malas atau tidak bisa fokus. Psikologinya lebih dalam dari itu. Yuk, bahas satu per satu, seperti dilansir dari VegOut.

1. Kamu Mendambakan Stimulasi Mental Bahkan Saat “Waktu Senggang”

Bagi sebagian orang, waktu makan adalah saat untuk benar-benar santai. Tapi buatmu, diam sambil mengunyah dalam keheningan justru terasa aneh. Otak seperti enggan berhenti bekerja, bahkan saat sedang “istirahat”.

Bukan berarti kamu tidak bisa rileks tapi versi relaksasimu saja yang berbeda. Relaksasi, bagi kamu, mungkin berarti menonton dokumenter ringan, menyimak ulang serial favorit, atau menyetel video game sambil makan malam.

Dalam psikologi, ini berkaitan dengan optimal stimulation level. Yakni soal seberapa besar kebutuhan seseorang akan rangsangan sensorik agar tetap merasa nyaman.

Kamu mungkin punya ambang yang lebih tinggi, sehingga keheningan justru terasa kosong. Dan kamu mengisinya dengan suara, warna, cerita, dan gerakan.

2. Kamu Mengasosiasikan Makanan dengan Kenyamanan dan Media dengan Pelarian

Menggabungkan makan dengan menonton bukan kebetulan. Itu adalah pola menenangkan diri yang cukup umum: makanan memberi kenyamanan fisik, dan media memberi kenyamanan mental.

Ini seperti kebiasaan yang terbentuk dari kebutuhan akan rasa aman dan rutinitas. Rasanya ada yang kurang saat makan dalam diam. Seperti ada ruang kosong yang butuh diisi.

Menurut Dr. Susan Albers, psikolog klinis yang meneliti kebiasaan makan emosional, multitasking saat makan sering memberi ilusi produktivitas atau pelarian tapi di sisi lain, hal ini bisa membuat kita terputus dari tubuh sendiri.

3. Kamu Sering Terputus dari Sinyal Tubuh

Pernah merasa kenyang tapi tetap menghabiskan makanan? Atau selesai makan tanpa benar-benar mencicipi rasa apa pun?

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore