
Ilustrasi seseorang yang sedang merefleksikan diri, menunjukkan proses penguatan mental./Freepik
JawaPos.com - Setiap orang pasti pernah mengalami penurunan rasa percaya diri, bahkan individu dengan mental paling kuat sekalipun. Momen-momen keraguan ini bisa muncul kapan saja. Namun, mereka yang tangguh secara mental memiliki strategi khusus untuk mengatasinya.
Mereka menyimpan gudang senjata rahasia berupa frasa atau ungkapan kuat yang bisa diucapkan pada diri sendiri. Ungkapan ini berakar pada prinsip psikologis yang mendalam. Melansir dari Geediting.com Minggu (29/6), berikut adalah tujuh ungkapan tersebut.
Berikut tujuh frasa pembangkit kepercayaan diri yang digunakan individu bermental kuat:
"Saya Mampu Melakukannya"
Afirmasi ini mengingatkan individu pada kekuatan dan kemampuan yang mereka miliki. Ungkapan ini membantu mereka memanfaatkan potensi internal untuk menghadapi berbagai tantangan. Hal ini sesuai dengan pandangan psikolog Albert Bandura tentang efikasi diri.
"Ini Pun Akan Berlalu"
Frasa ini memberikan perspektif yang dibutuhkan, mengingatkan bahwa baik masa senang maupun sulit bersifat sementara. Ini membantu individu melewati rasa gugup pada saat-saat genting. Ungkapan tersebut juga menjaga mereka tetap membumi di masa baik.
"Saya Pernah Mengatasi Tantangan Sebelumnya"
Ungkapan ini berfungsi sebagai bukti ketahanan diri yang kuat. Frasa tersebut mendorong refleksi atas kemenangan masa lalu untuk mengembalikan keyakinan. Ini mengakui kekuatan untuk mengatasi kesulitan yang sedang dihadapi sekarang.
"Kegagalan adalah Peluang untuk Bertumbuh"
Individu bermental kuat memandang kegagalan sebagai kesempatan berharga untuk pengembangan diri. Pandangan ini sejalan dengan konsep "pola pikir berkembang" dari Carol Dweck. Tantangan lalu dilihat sebagai peluang untuk perbaikan berkelanjutan.
"Saya Sudah Cukup"
Afirmasi ini membantu individu mengakui nilai intrinsik mereka tanpa syarat. Hal ini menghentikan kritik diri yang berlebihan, menumbuhkan harga diri yang kokoh. Ungkapan ini tanpa menghalangi keinginan untuk terus maju dan berkembang.
"Saya Menerima Ketidaknyamanan"
Frasa ini mendorong seseorang untuk melangkah keluar dari zona nyamannya demi pertumbuhan pribadi. Didukung oleh gagasan Abraham Maslow, memilih pertumbuhan di atas keamanan adalah kuncinya. Ungkapan ini memandang ketidaknyamanan sebagai batu loncatan.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
