Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 27 Juni 2025 | 01.26 WIB

8 Kebiasaan Disiplin Pagi Hari Ini Sering Dilupakan Orang yang Mengira Dirinya Tidak Cocok Bangun Awal, Menurut Psikologi

8 Kebiasaan Disiplin Pagi Hari Ini Sering Dilupakan Orang yang Mengira Dirinya Tidak Cocok Bangun Awal, Menurut Psikologi - Image

8 Kebiasaan Disiplin Pagi Hari Ini Sering Dilupakan Orang yang Mengira Dirinya Tidak Cocok Bangun Awal, Menurut Psikologi

JawaPos.com - Anda mungkin mengenal seseorang yang bisa bangun pukul 5 pagi setiap hari, terlihat bugar, tenang, dan produktif sebelum sebagian besar orang membuka mata.

Sementara Anda? Alarm berbunyi seperti sirene kiamat. Tombol snooze jadi sahabat sejati. Dan pagi berubah jadi lomba lari maraton tanpa pemanasan.

Jika Anda merasa relate, Anda tidak sendiri. Banyak orang menyatakan diri bukan tipe "morning person". Namun menurut psikologi modern, klaim ini tidak sepenuhnya benar. Sebagian besar perbedaan gaya hidup pagi atau malam bukan hanya karena genetika, tetapi dibentuk oleh kebiasaan dan ritme yang dibangun secara sadar.

Dilansir dari laman Geediting, berikut adalah delapan kebiasaan disiplin yang sering terabaikan. Kebiasaan ini ditemukan dalam penelitian psikologi dan pengalaman pribadi banyak orang yang berhasil bertransisi dari "burung hantu" menjadi "burung pagi yang tangguh". Dan ya, siapa pun bisa mulai hari dengan kendali, bukan panik.

1. Tidur dan Bangun di Jam yang Sama, Setiap Hari (Bahkan Akhir Pekan)

Sistem sirkadian tubuh bekerja seperti jam internal. Ketika Anda tidur dan bangun di waktu yang sama secara konsisten, tubuh akan secara otomatis menyesuaikan hormon, metabolisme, dan siklus kewaspadaan.

Psikolog dan pakar tidur seperti Matthew Walker menekankan bahwa konsistensi adalah faktor nomor satu dalam meningkatkan kualitas tidur. Bahkan jika Anda tidur cukup lama tapi tidak teratur, efeknya tidak akan sebaik tidur lebih sedikit namun pada jam yang konsisten.

Jadi jika ingin menjadi orang pagi, mulailah bukan dari pagi, tapi dari malam sebelumnya. Tidurlah di waktu yang tetap, dan pertahankan jadwal ini bahkan di akhir pekan. Itu akan mengurangi "jetlag sosial" dan membuat pagi lebih ringan.

2. Menyusun Rencana Esok Hari Sebelum Tidur

Penelitian tentang "implementation intentions" menunjukkan bahwa orang yang membuat rencana spesifik tentang apa yang akan mereka lakukan keesokan paginya lebih mungkin untuk menjalankan niat tersebut.

Cukup luangkan 5 menit sebelum tidur untuk:

Menuliskan 3 prioritas utama besok

Menyusun satu tugas yang sangat penting

Memvisualisasikan jam Anda bangun dan apa yang akan Anda lakukan setelahnya

Kebiasaan kecil ini memberi arah pada hari Anda sebelum dimulai, dan mengurangi kelelahan keputusan (decision fatigue) yang sering mengacaukan pagi.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore