
Ilustrasi orang yang membenci kita (Dok. Freepik)
JawaPos.Com - Bda orang-orang yang tampak langsung menolak saat diberi arahan, meski maksudnya baik.
Orang-orang seperti ini, bisa terlihat keras kepala, defensif, atau bahkan langsung menutup diri.
Namun ternyata, respons semacam ini sering kali bukan karena sifat buruk atau ketidakmauan bekerja sama, melainkan merupakan cerminan dari pengalaman masa kecil mereka.
Menurut psikologi, pola interaksi di masa kanak-kanak membentuk bagaimana seseorang memandang otoritas, perintah, dan kendali atas hidupnya sendiri.
Ketika seseorang tumbuh dalam lingkungan yang tidak memberi ruang untuk kebebasan, pilihan, atau validasi emosional, hal ini bisa berkembang menjadi penolakan terhadap segala bentuk arahan.
Dilansir dari Geediting.com, ternyata 7 pengalaman masa kecil yang biasanya dimiliki oleh orang-orang yang sangat membenci diberi tahu harus melakukan sesuatu, menurut kajian psikologis.
1. Pengalaman Awal dengan Otoritas Otokratis
Banyak orang dewasa yang tumbuh dengan figur otoritas yang bersifat otokratis, entah itu orang tua, guru, atau pengasuh, yang tidak memberi ruang dialog atau pilihan. Perintah bersifat satu arah: “Lakukan ini karena saya bilang begitu.”
Anak yang hidup dalam sistem seperti ini cenderung merasa bahwa suaranya tidak penting.
Ketika dewasa, mereka bisa menjadi sangat sensitif terhadap siapa pun yang mencoba mengatur mereka, karena secara bawah sadar itu memicu kembali trauma lama tentang tidak punya kendali.
Psikologi perkembangan menyebut ini sebagai bentuk resistensi terhadap dominasi, yang muncul sebagai cara mempertahankan otonomi diri.
2. Kurangnya Pemberdayaan pada Masa Kanak-kanak
Anak-anak yang tidak pernah dilibatkan dalam pengambilan keputusan atau tidak diberi kesempatan untuk memilih akan merasa bahwa hidup mereka dikendalikan oleh orang lain.
Ketika dewasa, mereka berusaha keras mengambil kembali kontrol itu, salah satunya dengan menolak diberi tahu harus melakukan sesuatu.
Misalnya, anak yang dulu tidak boleh memilih pakaian sendiri, menentukan aktivitas, atau diberi ruang mengungkapkan pendapat, bisa tumbuh menjadi pribadi yang menolak segala bentuk arahan sebagai bentuk pemberontakan terhadap masa lalu yang membungkamnya.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
