
7 Kebiasaan Orang yang Diam-diam Kehilangan Kebahagiaan Hidup, Menurut Psikologi
JawaPos.com - Kegembiraan jarang hilang begitu saja dalam semalam. Lebih sering, ia terkikis perlahan oleh kebiasaan-kebiasaan kecil yang nyaris tak terlihat. Seperti rutinitas sehari-hari yang lama-kelamaan menumpulkan spektrum emosi kita.
Tanpa sadar, seseorang bisa terseret keluar dari momen saat ini dan masuk ke dalam siklus ketidakbahagiaan yang samar.
Berikut ini tujuh kebiasaan halus yang menurut penelitian bisa menjadi tanda kebahagiaan mulai memudar, beserta cara sederhana dan penuh kesadaran untuk membalikkan arah, seperti dilansir dari VegOut.
1. Kebanyakan melamun dan bengong
Kebiasaan memutar ulang kesalahan masa lalu atau membayangkan skenario terburuk secara berulang bisa menguras energi mental.
Rumination atau perenungan berlebihan tidak hanya memperbesar pikiran negatif, tapi juga menumpulkan kemampuan untuk merasakan emosi positif sehingga momen-momen menyenangkan terasa hambar.
Perubahan kecil yang bisa dilakukan:
Saat pikiran mulai berputar-putar, beri nama pada narasinya (“Oh, ini lagi-lagi cerita ‘Aku nggak cukup baik’”), lalu arahkan fokus ke sensasi fisik misalnya, berat tubuh di kaki atau ritme napas.
Menamai emosi yang kamu pikirkan bisa melemahkan cengkeramannya. Sensasi tubuh bisa membawamu kembali ke saat ini.
2. Menarik Diri Secara Sosial
Mengurangi waktu bersama teman, melewatkan panggilan video, atau membiarkan pesan menumpuk mungkin terasa sepele.
Tapi seiring waktu, penarikan diri ini sering kali menjadi pintu masuk ke anhedonia (ketidakmampuan untuk merasakan kesenangan) yang sering dikaitkan dengan gejala awal depresi.
Perubahan kecil yang bisa dilakukan:
Perlakukan koneksi sosial seperti vitamin harian. Tak perlu lama bahkan obrolan 10 menit dengan orang yang membuatmu merasa dipahami sudah cukup untuk memantik kembali suasana hati yang positif.
3. Berada di Treadmill Hedonis

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
