Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 22 Juni 2025 | 21.28 WIB

8 Pergeseran Drastis Kebiasaan Sosial yang Mungkin Terjadi Seiring Bertambahnya Usia Seseorang

Ilustrasi lingkaran pertemanan yang menyusut, menunjukkan fokus pada hubungan yang lebih kualitas seiring bertambahnya usia./Freepik - Image

Ilustrasi lingkaran pertemanan yang menyusut, menunjukkan fokus pada hubungan yang lebih kualitas seiring bertambahnya usia./Freepik

JawaPos.com - Pernahkah Anda menyadari bahwa cara kita berinteraksi dengan orang lain terasa berbeda seiring bertambahnya usia?

Perubahan ini seringkali tidak disadari, namun sangat memengaruhi lingkaran pertemanan serta aktivitas sosial kita. Rasanya seperti ada gelombang halus yang membawa kita ke arah interaksi yang lebih selektif dan bermakna.

Fenomena ini menunjukkan bahwa preferensi sosial seseorang seringkali berkembang secara alami sepanjang perjalanan hidupnya. Kita cenderung tidak lagi mengejar kuantitas dalam pertemanan, melainkan berfokus pada kualitas hubungan yang benar-benar memberikan nilai.

Melansir dari Geediting.com Minggu (22/6), ada delapan kebiasaan sosial yang cenderung berubah saat usia seseorang terus bertambah.

1. Mengurangi Lingkaran Sosial yang Terlalu Luas

Seiring bertambahnya usia, seseorang seringkali mulai memangkas jumlah pertemanan atau kenalan mereka secara bertahap. Lingkaran sosial yang dulunya sangat besar dan ramai mungkin akan menyusut menjadi kelompok yang lebih kecil dan akrab.

2. Lebih Selektif dalam Memilih Teman

Prioritas dalam memilih teman pun ikut bergeser; kualitas menjadi jauh lebih penting daripada kuantitas pergaulan. Mereka mencari individu yang memiliki nilai-nilai yang sama serta memberikan dukungan tulus, bukan sekadar teman untuk bersenang-senang.

3. Jarang Keluar Malam atau Pesta

Aktivitas sosial seperti pergi ke pesta besar atau menghabiskan malam di luar sampai larut malam menjadi sangat berkurang. Orang cenderung lebih menyukai pertemuan yang tenang dan intim di rumah, atau sekadar berbagi momen sederhana.

4. Mengutamakan Obrolan yang Mendalam

Percakapan ringan dan basa-basi yang tidak bermakna seringkali dianggap membuang waktu dan energi belaka. Mereka lebih menghargai dialog yang mendalam, membahas topik-topik penting, serta mampu membangun koneksi emosional kuat antar individu.

5. Mengurangi Ketergantungan pada Media Sosial

Keterlibatan aktif di platform media sosial untuk menjaga koneksi atau mencari validasi dari orang banyak cenderung menurun drastis. Mereka mungkin lebih memilih interaksi langsung yang nyata daripada hubungan digital yang kadang terasa semu.

6. Lebih Berhati-Hati dalam Percaya Orang Baru

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore