Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 14 Juni 2025 | 22.20 WIB

Cara Menjadi Orang yang Gak Gampang Merasa Insecure: 9 Trik Psikologi yang Bisa Kamu Terapkan Secara Rutin

Ilustrasi. (Pexels.com) - Image

Ilustrasi. (Pexels.com)

JawaPos.com - Banyak yang mengira rasa percaya diri muncul dari suara paling keras di ruangan atau sikap paling mencolok. 

Padahal, percaya diri justru terlihat dari hal-hal kecil yang tidak terlalu kelihatan—seperti gestur tenang, pola kebiasaan yang konsisten, dan getaran dalam hati yang bilang: “Aku cukup.”

Orang-orang yang terlihat santai saat bersosialisasi biasanya tidak punya “rahasia besar.” Mereka cuma punya kebiasaan-kebiasaan kecil yang ternyata sangat berdampak. 

Mereka nggak ribut, nggak mencari sorotan tapi sikap mereka mantap dan tenang. Dan ternyata, banyak dari kebiasaan ini juga didukung oleh riset psikologi.

Dilansir dari VegOut, berikut ini 9 trik psikologis yang bisa bikin kamu jadi pribadi yang jarang merasa insecure. Cukup sederhana, tapi ampuh kalau diterapkan secara rutin.

1. Masuk ke Ruangan dengan Tenang, Bukan dengan Kecemasan

Orang yang percaya diri nggak pernah terlihat tergesa-gesa saat masuk ke ruangan. Mereka ambil jeda sebentar, mengamati sekitar, seperti bilang dalam hati, “Ya, aku memang pantas ada di sini.”

Psikologi menyebut ini anchoring behavior—apa yang kamu lakukan di detik pertama akan memberi sinyal pada tubuh tentang perasaan yang seharusnya kamu miliki. 

Daripada buru-buru menyelinap dan berharap nggak ada yang lihat, lebih baik tarik napas, tegakkan badan, dan tatap satu orang dengan ramah. Itu saja sudah cukup bikin kamu kelihatan percaya diri.

Coba praktikkan: Saat masuk ke ruangan, ambil waktu beberapa detik. Rasakan kakimu menyentuh lantai. Jangan langsung sibuk cari tempat duduk atau gadget. Tenang dulu, baru mulai bergerak.

2. Nggak Takut Sama Keheningan

Insecure sering bikin orang merasa harus terus bicara. “Ngomong aja, yang penting nggak sepi.” Padahal, justru diam sebentar menunjukkan kendali diri.

Orang yang nyaman secara sosial tahu bahwa jeda itu wajar. Bahkan menurut studi, orang yang bisa tenang dalam diam cenderung terlihat lebih cerdas secara emosional dan nyaman dengan dirinya sendiri.

Tipsnya: Saat ngobrol, biarkan ada jeda sebelum kamu merespons. Nggak perlu buru-buru jawab. Diam sesaat itu justru bikin obrolan terasa lebih tulus.

3. Menatap dengan Hangat, Bukan dengan Analisis

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore