
Jika pasanganmu menunjukkan tanda-tanda ini sejak awal, saatnya kamu berhenti dan menyelamatkan dirimu dari hubungan yang salah. (Freepik)
Studi pada 2016 tentang red flags dalam hubungan menunjukkan bahwa sifat-sifat yang tidak diinginkan bisa merusak stabilitas relasi karena bertentangan dengan ekspektasi dan nilai yang kamu miliki. Penting untuk membedakan antara kekurangan kecil dan tanda bahaya besar.
Dilansir dari Your Tango, berikut 9 tanda besar bahwa kamu harus segera meninggalkan hubungan tak sehat, menurut para ahli:
Jika pasangan datang terlambat lebih dari 10 menit dalam tiga kencan berturut-turut, itu bukan lagi kebetulan itu pola. Sekalipun mereka punya alasan bagus, kebiasaan ini menunjukkan kurangnya komitmen dan rasa hormat terhadap waktumu.
Sikap seseorang terhadap pelayan restoran, supir taksi, atau staf lainnya mencerminkan kepribadian asli mereka. Jika mereka kasar dan merendahkan, bukan tak mungkin suatu hari mereka akan memperlakukanmu dengan cara yang sama.
Perhatikan bagaimana mereka menceritakan masa lalu, terutama soal hubungan sebelumnya. Jika semua kesalahan dilimpahkan pada mantan, itu pertanda mereka menolak bertanggung jawab. Sikap ini bisa berujung pada pola menyalahkan dalam hubungan kalian nanti.
Kalau mereka mengaku tidak pernah bisa bertahan lebih dari tiga bulan dalam hubungan, jangan berpikir kamu bisa jadi pengecualian. Pola itu menunjukkan ketidakmampuan membangun koneksi emosional yang stabil.
Jika pasanganmu terlalu fokus pada uang, jabatan, atau pencapaian, kemungkinan mereka akan lebih mencintai harta daripada dirimu. Uang memang penting, tapi tidak bisa membeli cinta dan kebahagiaan jangka panjang.
Hubungan yang tidak sehat dengan orangtua bisa berdampak besar pada relasi romantis. Rasa dendam atau kemarahan yang belum selesai menunjukkan pola keterikatan tidak aman (insecure attachment) yang bisa memicu konflik emosional dan bahkan kekerasan dalam hubungan.
Intimasi yang buruk secara berulang bukan hanya soal fisik, tapi juga mencerminkan kurangnya koneksi emosional. Jangan remehkan aspek ini intimasi sehat membutuhkan kepercayaan, penerimaan diri, dan komunikasi dua arah.
Kebersihan pribadi bukan hal sepele. Pakaian dalam dan kaus kaki kotor bisa jadi pertanda kebiasaan jorok lain yang lebih besar. Kalau mereka tak peduli dengan hal mendasar seperti ini, bayangkan apa lagi yang mereka abaikan.
Perhatikan apakah ada nada marah yang terus muncul saat mereka bercerita tentang hidupnya. Kemarahan yang tidak disadari bisa menjadi bom waktu dalam hubungan, dan membuat mereka menjauh dari lingkungan sosial termasuk kamu.
Hubungan yang sehat dimulai dari kesadaran dan kejelian melihat tanda-tanda awal. Jangan menunggu sampai kamu terjebak terlalu jauh dan sulit keluar. Cinta sejati seharusnya membawa rasa aman, bukan ketakutan dan keraguan. (Sri Wahyuni)
***

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
