
Ilustrasi seorang perempuan ambivert. (Freepik)
JawaPos.com - Seorang introvert yang ekstrovert mungkin tampak seperti sebuah kontradiksi. Mereka bukanlah orang yang suka berpesta, tetapi juga bukan orang yang pendiam. Saat itulah kamu menyadari ada istilah untuk mereka yaitu 'Ambivert'.
Orang-orang ini memiliki sifat introvert dan ekstrovert. Seorang ambivert dapat dikatakan adalah perpaduan yang unik. Mereka dapat menikmati keramaian om acara sosial, tetapi juga mendambakan kesendirian bersama diri sendiri.
Dilansir dari Geediting, terdapat 8 sifat yang menjadikan seseorang introvert yang ekstrovert atau ambivert. Apakah kamu salah satu dari mereka? Yuk kita bahas satu persatu.
1. Mereka suka bersosialisasi sampai pada titik tertentu
Seorang ambivert berkembang dalam situasi sosial. Bertemu teman, menghadiri pesta, itu semua bagian dari pesona mereka. Namun, inilah kendalanya. Tidak seperti orang ekstrovert, energi sosial mereka tidak bertahan selamanya.
Setelah beberapa saat, mereka perlu beristirahat dan mengisi ulang energi dalam kesendirian. Ini adalah keseimbangan yang rumit. Mereka seperti kupu-kupu sosial yang terkadang perlu kembali ke kepompongnya.
Kemampuan untuk beralih antara menjadi orang yang terbuka dan introspektif inilah yang membuat mereka unik.
Jadi, jika kita melihat mereka menikmati pesta dan tiba-tiba ingin pergi, ingatlah bahwa tidak ada yang salah. Itu hanya tingkat energi ambivert yang berfluktuasi!
2. Mereka adalah bunglon yang mudah beradaptasi
Salah satu keuntungan menjadi seorang ambivert adalah kemampuan beradaptasi. Mereka dapat menyesuaikan diri dengan nyaman dalam berbagai lingkungan sosial, berkat sisi ekstrovert dan introvert.
Jadi, sebagai seorang ambivert, mereka dapat dengan mudah beralih antara menjadi pusat perhatian dan penyendiri tergantung pada situasinya. Itu bagian dari kekuatan super ambivert!
3. Mereka menikmati percakapan yang mendalam
Seperti halnya kaum introvert, kaum ambivert sering kali menganggap obrolan ringan itu membosankan. Mereka lebih suka menyelami diskusi yang bermakna dan menggugah pikiran.
Tahukah kamu bahwa preferensi ini didukung oleh sains? Penelitian menunjukkan bahwa terlibat dalam percakapan yang mendalam dan substantif dikaitkan dengan peningkatan kebahagiaan dan kesejahteraan.
Jadi, jika kamu mendapati mereka mengarahkan pembicaraan dari cuaca ke buku terbaru yang mereka baca atau pengalaman hidup yang mendalam, itu hanyalah sifat ambivert yang bersinar!

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
