
Ilustrasi orang yang pura-pura berwajah manis di depan umum. (Freepik)
JawaPos.com - Mengenal seseorang yang tampak sempurna dan sangat menyenangkan di depan umum terkadang menjadi pengalaman yang membingungkan. Mereka sering kali terlihat ramah serta dicintai oleh banyak orang dalam lingkungan sosialnya. Namun, ada kalanya realita di balik pintu tertutup sangat jauh berbeda dari citra yang mereka tunjukkan kepada dunia luas.
Sayangnya, beberapa individu menampilkan perilaku yang sangat mengontrol dan menyakitkan saat berada dalam lingkungan pribadi, jauh dari sorotan publik. Perbedaan drastis ini sering kali luput dari perhatian banyak orang yang hanya melihat sisi luarnya. Melansir Geediting.com pada Kamis (22/05), psikologi mengidentifikasi delapan karakteristik utama yang biasanya ditunjukkan oleh mereka.
1. Pesona Palsu di Depan Umum
Mereka memiliki kemampuan luar biasa untuk tampil sangat menarik serta menawan saat berada di tengah keramaian atau lingkungan sosial. Pesona yang dipancarkan sering kali begitu memukau sehingga membuat orang lain sulit percaya bahwa ada sisi gelap di balik penampilan sempurna mereka.
2. Kebutuhan Kontrol yang Berlebihan
Secara pribadi, individu ini sering kali menunjukkan keinginan kuat untuk mengendalikan setiap aspek kehidupan pasangannya atau orang terdekat mereka. Mereka mungkin berusaha membatasi keputusan, aktivitas, bahkan interaksi sosial demi memastikan semuanya berjalan sesuai keinginan mereka saja.
3. Mengisolasi Pasangan dari Lingkaran Sosial
Satu di antara taktik yang sering digunakan adalah memisahkan korban dari teman serta keluarga yang memberikan dukungan. Mereka bisa menciptakan argumen atau drama yang membuat orang lain merasa tidak nyaman sehingga menjauhkan korban dari lingkungan pendukungnya.
4. Teknik Gaslighting untuk Memanipulasi
Mereka piawai dalam membuat korban meragukan realitas, ingatan, bahkan kewarasan mereka sendiri melalui manipulasi verbal yang halus. Tujuan utamanya adalah melemahkan kepercayaan diri korban, membuat mereka sangat bergantung pada penilaian si pengontrol sepenuhnya.
5. Standar Ganda yang Jelas
Individu ini menerapkan aturan yang sangat berbeda untuk diri mereka sendiri dibandingkan dengan pasangannya atau orang lain di sekitarnya. Mereka mungkin menuntut kesetiaan atau perilaku tertentu, sementara diri mereka bebas melakukan hal yang sama tanpa konsekuensi sama sekali.
6. Tidak Ada Penyesalan atau Rasa Bersalah
Setelah melakukan tindakan yang menyakitkan, mereka jarang menunjukkan penyesalan tulus atau bertanggung jawab penuh atas perbuatannya. Mereka cenderung memutarbalikkan situasi atau menyalahkan korban atas respons emosional yang terjadi.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
