Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 20 Mei 2025 | 14.25 WIB

6 Tanda Bahwa Kamu Terlalu Banyak Membandingkan Hidup Sendiri dengan Orang Lain hingga Tak Pernah Merasa Cukup: Sering Mengalaminya?

Ilustrasi seseorang yang menyesal. (Freepik). - Image

Ilustrasi seseorang yang menyesal. (Freepik).

JawaPos.com - Di tengah hidup yang mudah untuk melakukan perbandingan diri sangat sulit untuk merasa cukup dan bersyukur atas apa yang sudah dimiliki saat ini.

Dikutip dari laman PT Behaestex pada Senin (19/05) kehidupan di zaman modern ini memang selalu menuntut kita untuk punya lebih dalam segi apapun. Tapi dengan merasa cukup, kita mudah merasa seimbang dan puas.

Dilansir dari laman The Vessel pada Senin (19/05) inilah 6 tanda bahwa kamu selalu membandingkan hidup sendiri dan orang lain hingga tidak pernah merasa cukup :

1. Kamu memamerkan pencapaianmu di setiap kesempatan

Ada satu hal mengenai rasa bangga, yakni karena kerja keras dan mengubah setiap percakapan selalu tentang pencapaian atau kemenangan.

Bagian yang rumit di sini adalah masyarakat kita memuji promosi diri. Kami dipalu dengan pesan seperti "bangun merek pribadi" dan "palsukan sampai kamu berhasil," jadi tidak mengherankan jika kita berbagi terlalu banyak kesuksesan di media sosial.

Tetapi jika tidak bisa pergi suatu hari tanpa mengumumkan betapa "menakjubkannya" hidup, bisa jadi kamu mencoba menutupi rasa tidak mampu.

Tidak ada yang mengatakan harus mengunci pencapaian di lemari besi dan tidak pernah membicarakannya.

Tetapi ketika kamu bergantung pada seluruh nilai pada kehormatan eksternal, itu bukan pemberdayaan tapi adalah fatamorgana yang dapat lenyap saat kehidupan nyata menghantam wajah.

2. Kamu berada dalam permainan perbandingan yang terus-menerus

Ketika kamu tidak pernah merasa cukup, mungkin terobsesi dengan bagaimana dibandingkan dengan orang lain.

Kamu mungkin memeriksa berapa banyak suka media sosial yang didapat teman, apakah rumah sepupu kamu lebih besar dari rumahmu sendiri, atau apakah prestasi rekan kerja sangat menyaingi diri sendiri.

Ini adalah perlombaan tanpa garis finish karena akan selalu ada seseorang yang "lebih baik" dalam sesuatu daripada kamu.

Tetapi tanyakan pada diri sendiri bahwa hasil dari perbandingan ini pernah memberikan kedamaian atau hanya kecemasan.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore