Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 20 Mei 2025 | 14.23 WIB

Jika Kamu Telah Sembuh Setelah Melepaskan Hubungan yang Toxic, 7 Kemenangan Kecil Ini Akan Sangat Berarti

Ilustrasi orang yang sembuh dan selamat dari hubungan yang toxic./Pexels. - Image

Ilustrasi orang yang sembuh dan selamat dari hubungan yang toxic./Pexels.

JawaPos.com - Memiliki hubungan yang toxic itu sangat melelahkan, hati dan pikiran akan terkuras hanya karena orang itu saja.

Mengutip dari Siloam Hospitals pada Senin (19/05) ciri-ciri dari hubungan toxic adalah tidak menjadi dirj sendiri, selalu dikontrol, tidak mendapat dukungan atau kepercayaan, hingga adanya perlakuan kekerasan baik verbal maupun non-verbal.

Di sini kita perlu menyadari bahwa harus mendahulukan diri sendiri, karena jika kita saja tidak bahagia maka sulit menjalaninya dengan sepenuh hati. Hubungan toxic ini akhirnya bisa mengganggu kesehatan mental.

Dilansir dari laman The Vessel pada Senin (19/05) jika kamu sudah sembuh setelah melepaskan hubungan toxic, 7 kemenangan kecil ini akan sangat berarti :

1. Bisa merebut kembali sepotong ruang pribadi

Berjalan menjauh dari dinamika beracun dapat membuat kamu merasa lelah dan bingung, seolah-olah dinding semakin dekat.

Salah satu langkah ampuh menuju penyembuhan adalah mengambil kembali bahkan sudut kecil dari dunia ini.

Itu bisa berarti menata ulang furnitur di ruang tamu, membuang bantal tua yang membawa kenangan malam yang mencekik, atau mengulang layar beranda sehingga ingatan tidak lagi menusuk dengan "orang itu."

2. Bisa menyebutkan atau mengekspresikkan emosi tanpa takut

Emosi bisa menjadi binatang yang rumit, terutama ketika kamu telah disita atau dimanipulasi. Di tengah-tengah hubungan yang toxic, kamu mungkin merasa sedih, marah, atau bersalah.

Kemudian kamu menemukan diri baru saja lajang (atau setidaknya bebas), dan emosi yang terkubur itu perlahan akan muncul.

3. Berani mengatakan "tidak" tanpa membenarkan diri sendiri

Inilah salah satu yang pada awalnya dapat terasa seperti melakukan aksi kawat tinggi tanpa jaring pengaman.

Ketika kamu telah dikondisikan oleh pasangan yang beracun atau siapapun, sungguh untuk berpikir bahwa kebutuhan kamu tidak penting, mengatakan "tidak" mungkin terasa terlarang atau remeh.

Ada suara di belakang pikiranmu yang berkicau, “Jangan memaksakan keberuntunganmu. Kamu harus bersikap baik.”

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore