Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 20 Mei 2025 | 02.09 WIB

Orang yang Lebih Menyukai Kegiatan Rutinitas daripada Hal-Hal Spontanitas Biasanya Memiliki 7 Pola Otak Ini Menurut Psikologi

seseorang yang menyukai kegiatan rutinitas. (Freepik/freepik) - Image

seseorang yang menyukai kegiatan rutinitas. (Freepik/freepik)

JawaPos.com - Dalam kehidupan sehari-hari, setiap orang memiliki preferensi berbeda terhadap cara mereka menjalani hidup.

Ada yang menyukai kebebasan dan spontanitas, sementara ada pula yang merasa lebih nyaman dengan pola hidup yang teratur dan terstruktur.

Orang-orang yang lebih memilih rutinitas dibandingkan hal-hal yang bersifat mendadak atau spontan sebenarnya bukan tanpa alasan.

Dilansir dari Geediting pada Senin (19/5), psikologi modern menunjukkan bahwa preferensi ini berkaitan erat dengan pola aktivitas dan struktur tertentu dalam otak mereka.

Bagi sebagian orang, melakukan rutinitas harian seperti bangun di jam yang sama, menjalankan pekerjaan sesuai jadwal, dan merencanakan segala sesuatu dengan matang bukanlah bentuk kebosanan, melainkan cara untuk menciptakan ketenangan dan efisiensi hidup.

Psikologi menyebutkan bahwa individu dengan kecenderungan terhadap rutinitas cenderung menunjukkan 7 pola otak tertentu yang mendasari pilihan hidup mereka. Berikut ini ulasannya:

1. Aktivitas Prefrontal Cortex yang Lebih Tinggi

Prefrontal cortex adalah bagian otak yang bertanggung jawab atas perencanaan jangka panjang, pengambilan keputusan, dan pengendalian diri.

Orang yang menyukai rutinitas biasanya memiliki aktivitas yang lebih dominan di wilayah ini.

Mereka lebih mudah mengatur waktu, membuat jadwal, dan menjalankan aktivitas secara konsisten tanpa mudah terpengaruh oleh impuls atau dorongan mendadak.

Ini juga menjelaskan mengapa mereka cenderung lebih tertib dan terorganisir.

2. Dominasi Sistem Saraf Simpatik yang Terkontrol

Otak mereka menunjukkan kecenderungan untuk menjaga sistem saraf simpatik (yang bertanggung jawab terhadap respons stres) dalam kondisi stabil.

Orang yang terbiasa dengan rutinitas merasa lebih tenang ketika segala sesuatunya bisa diprediksi.

Situasi yang tidak terduga atau spontan seringkali memicu respons stres berlebih karena otak mereka lebih peka terhadap perubahan yang tidak direncanakan.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore