Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 18 Mei 2025 | 04.59 WIB

Menurut Para Ahli, Ada 8 Tanda Bahwa Hubungan Tidak Akan Berlangsung Lama: Apa Saja Contohnya?

Ilustrasi hubungan yang tidak berlangsung lama./ (cookie_studio) - Image

Ilustrasi hubungan yang tidak berlangsung lama./ (cookie_studio)

JawaPos.com - Hubungan yang berlangsung lama tidak dibangun dengan sekedar cinta atau romansa, melainkan dengan sebuah kekuatan, kepercayaan, dan ketulusan.

Apalagi melihat banyak kasus saat ini yang menimpa banyak pasangan bahwa mereka putus atau cerai di tengah jalan karena berbagai faktor. Itu menjadi bukti bahwa untuk mempertahankan hubungan itu sangat sulit.

Dilansir dari laman Blog Herald pada Jumat (16/05) menurut para ahli, ada 8 tanda bahwa hubungan tidak akan berlangsung lama :

1. Rollercoaster emosional

Hubungan bisa menjadi angin puyuh emosi. Mulai dari adanya kupu-kupu selama hari-hari awal, hingga cinta yang dalam dan tak tergoyahkan dari waktu ke waktu, emosi adalah fondasi dari hubungan apapun.

Tapi ketika emosi-emosi itu menjadi tidak stabil, saatnya semua hal terasa jadi rumit. Sebuah hubungan yang tidak dibangun untuk bertahan lama adalah ketidakstabilan emosional.

Ini seperti berada di rollercoaster tanpa akhir, tanpa tanah yang stabil untuk berdiri.

2. Kurangnya rasa saling menghormati

Di awal hubungan, semuanya terasa indah dan menakjubkan. Semua yang dikatakan atau dilakukan pasangan selalu disetujui, tapi seiring berjalannya waktu pendapat kamu akan merasa ditolak atau diabaikan.

Ini bukan hanya tentang tidak didengar, tapi tidak dihormati. Dalam hubungan apapun, saling menghormati adalah hal yang mendasar. Jika satu orang tidak menghargai pikiran, perasaan, atau pendapat orang lain, itu adalah pertanda bahwa hal-hal tidak akan berhasil dalam jangka panjang.

3. Rasio ajaib

Ini disebut aturan 5:1, dan dikembangkan oleh Dr. John Gottman, seorang psikolog terkenal yang berspesialisasi dalam stabilitas perkawinan. Menurut Dr. Gottman, dalam hubungan yang sehat untuk setiap interaksi negatif, setidaknya harus ada lima yang positif.

Ini tidak berarti kamu harus menjaga penghitungan dari setiap argumen dan setiap momen penuh kasih sayang. Ini lebih tentang perasaan keseluruhan dalam hubungan.

Jika menemukan diri terus-menerus berdebat dengan pasangan dengan beberapa saat kasih sayang atau pengertian untuk menebusnya, maka hubunganmu mungkin tidak dalam keseimbangan yang sehat.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore