
Orang Manipulatif Melakukan Ini Ketika Kedok Terbongkar (Pexels)
JawaPos.com – Orang manipulatif akan melakukan segala cara demi membuat korbannya merasa tidak lebih baik dari dirinya.
Seringkali memang korban tidak sadar dirinya sedang dimanipulasi sehingga terus menerus merasa tidak punya power.
Namun, akan ada titik dimana korban menyadari kedok dari orang yang manipulatif. Melalui YouTube Psychology with Dr. Ana, psikolog Bernama dr. Ana Yudin ini mengungkap terbongkarnya kedok bisa berupa korban sadar bahwa perilaku seseorang sangat merugikan, mulai menetapkan batasan, tidak lagi menoleransi perilaku manipulasi, dan berani jujur tentang perbuatan buruk yang diterimanya.
Lantas, kalau sudah begini, apakah orang manipulative akan pergi sambil menutup mulut? Tidak. Dari sisi psikologi, setidaknya mereka akan melakukan tiga hal demi melindungi diri sendiri.
1. Menyangkal Realitas
Trik gaslighting menjadi andalan seorang manipulator apabila korban mulai tidak terpengaruh.
Dokter Ana Yudin memberikan contoh misalnya saja mereka menyangkal perbuatannya meskipun ada bukti yang jelas.
Jika penyangkalan tidak berhasil, mereka tetap tidak akan mengaku salah, melainkan memelintir fakta.
Salah satu contohnya, mereka akan bilang kepada banyak orang bahwa seseorang pantas diperlakukan buruk karena dia pernah membuat kesalahan.
2. Menghukum dan Mempermalukan Korban Agar Tetap Diam
Bukannya berhenti berperilaku buruk, manipulator justru semakin menjadi-jadi. Mereka tak puas jika penyangkalan hingga memelintir fakta tidak berhasil.
Tindakan mereka akan lebih menyeramkan seperti mempermalukan hingga mengancam agar korban tutup mulut.
Dokter Ana mengatakan taktik ini disebut juga sebagai DARVO atau Deny (menyangkal), Attack (menyerang) Reverse Victim and Offender (membalikkan posisi antara korban dan pelaku).
Pada tahap attack atau penyerangan dan juga membalikkan posisi, mereka tak segan menuduh korban sebagai pihak yang manipulative.
Mereka tak segan menyebut korban sebagai pihak yang jahat hingga korban meragukan dirinya sendiri, terlebih apabila korban punya kapasitas refleksi diri tinggi.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
