
Ilustrasi orang yang merendahkan orang lain. (Freepik)
JawaPos.com – Sikap merendahkan orang lain sering kali hadir saat seseorang merasa lebih superior dari orang lain. Hal ini biasanya terlihat dari cara bicaranya, baik dari nada bicara yang terkesan merendahkan atau membuat orang lain merasa kecil, insecure, bahkan merasa bodoh.
Dilansir dari Believe in Mind, orang-orang yang sering kali merendahkan orang lain memiliki beberapa alasan.
Seperti, rasa tidak aman yang disebabkan oleh ketidakpercayaan diri, rasa sombong yang mengira bahwa dirinya lebih pintar dari orang lain, tidak memiliki empati untuk memosisikan diri di posisi orang lain, dan kebiasaan yang tumbuh mengakar dalam menjalani hidupnya.
Biasanya orang yang sering merendahkan orang lain tidak memiliki kecerdasan sosial atau pun empati untuk memahami orang lain. Anda memang tidak bisa untuk mengontrol tindakan atau perilaku orang-orang yang merendahkan Anda, tetapi Anda dapat mengendalikan reaksi Anda.
Berikut 7 strategi yang dapat Anda gunakan untuk menghadapi orang yang sering merendahkan orang lain.
1. Memahami alasan seseorang merendahkan orang lain
Tindakan merendahkan orang lain ada dalam berbagai macam bentuk, akan tetapi tindakan ini sering kali bermula dari rasa lebih unggul dari orang lain.
Dengan mengetahui sebab dari tindakan orang yang merendahkan orang lain, Anda akan lebih mudah untuk mencari cara menghadapinya.
Mengenali sumber dari tindakan tersebut juga dapat membantu Anda untuk mengambil sikap tenang dan menghadapinya dengan bijaksana.
2. Hindari merasa tindakan tersebut di tujukan secara personal untuk Anda
Ketika berhadapan dengan seseorang yang sering merendahkan orang lain, utamakan untuk tidak menganggap tindakan mereka yang merendahkan orang lain sebagai sesuatu yang ditujukan secara personal.
Usahakan untuk tidak bersikap defensif ketika menanggapi kesombongan mereka. Tetaplah tenang, karena bersikap agresif dan cenderung menggunakan emosi akan memperburuk situasi.
Tanggapi tindakan mereka yang semena-mena dengan percaya diri dan sopan. Berdirilah dengan tegak, usahakan jangan menghindari kontak mata, dan bicaralah dengan jelas serta nada bicara yang terukur.
Fokuslah dengan harga diri Anda, karena sering kali apa yang dikatakan mereka adalah kelemahan dan insecurities yang mereka yang miliki.
3. Gunakan humor yang cerdik

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
