Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Mei 2025 | 03.11 WIB

8 Kebiasaan Ini Memberikan Vibe Negatif Tanpa Kamu Sadari, Menurut Psikologi

Ilustrasi seseorang dengan vibe negatif. (Freepik). - Image

Ilustrasi seseorang dengan vibe negatif. (Freepik).

JawaPos.com - Dalam kehidupan sehari-hari, hampir semua orang pernah bertemu dengan sosok yang terasa membawa energi negatif.

Sulit dijelaskan secara pasti, tetapi ada sesuatu dari sikap atau perilakunya yang terasa kurang menyenangkan.

Yang mengejutkan, bisa jadi tanpa disadari, seseorang pun termasuk dalam kategori tersebut.

Beberapa kebiasaan ternyata mampu memunculkan kesan negatif pada orang lain, meskipun tidak ada niat buruk di baliknya.

Psikologi mengungkap bahwa terdapat kebiasaan-kebiasaan tertentu yang secara tidak sadar menimbulkan kesan kurang menyenangkan bagi orang sekitar. Menyadari hal ini bisa menjadi langkah awal untuk memperbaiki interaksi sosial.

Dilansir dari Geediting pada Rabu (7/5), berikut delapan kebiasaan yang tanpa disadari dapat memberi aura negatif dan membuat orang lain merasa kurang nyaman.

1. Terlalu Sering Bersikap Negatif

Wajar jika sesekali merasa kesal atau kecewa. Namun, jika terlalu sering mengeluh atau bersikap pesimis, hal ini dapat menyebarkan energi negatif ke sekitar. Psikologi menyebut bahwa suasana hati bisa menular.

Jika selalu menunjukkan sisi negatif dalam setiap obrolan, orang lain bisa merasa lelah secara emosional. Bukan berarti harus selalu terlihat bahagia. Namun, menjaga keseimbangan antara curhat dan sikap positif akan membantu menjaga suasana interaksi tetap sehat.

2. Tidak Menghargai Ruang Pribadi Orang Lain

Setiap orang memiliki batas kenyamanan dalam berinteraksi. Berbicara terlalu dekat atau terlalu sering ‘masuk’ ke ruang pribadi bisa menimbulkan rasa tidak nyaman. Salah satu bentuk penghargaan dalam interaksi sosial adalah memahami bahwa setiap individu memiliki batasan fisik maupun emosional.

Menjaga jarak yang tepat bisa menunjukkan rasa hormat. Menghormati ruang pribadi juga termasuk tidak memaksa seseorang untuk membuka diri sebelum merasa nyaman. Sikap ini akan menciptakan hubungan yang lebih sehat dan alami.

3. Menghindari Kontak Mata

Kontak mata adalah bagian penting dari komunikasi nonverbal. Saat seseorang menghindari menatap lawan bicaranya, bisa muncul kesan tidak tertarik atau tidak jujur. Penelitian dari University of Cambridge menunjukkan bahwa kontak mata yang tepat dapat memperkuat koneksi sosial.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore