
Ilustrasi anak tengah.
JawaPos.com - Tumbuh sebagai anak tengah dalam sebuah keluarga memang cukup memiliki perjuangan, kondisi di mana orang tua kita memprioritaskan anak sulung dan bungsu.
Dikutip dari laman Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara pada Rabu (07/05) anak tengah sering kali memegang peran yang unik dalam keluarga, di mana mereka menjadi penengah dalam berbagai situasi dan dinamika keluarga.
Peran sebagai anak tengah seringkali memengaruhi perkembangan sosial, emosional, dan psikologis mereka. Sehingga mampu mempelajari keterampilan untuk menyeimbangkan kepentingan yang berbeda dan mencari solusi yang memuaskan bagi semua orang.
Dilansir dari laman Parents From Heart pada Rabu (07/05) orang yang tumbuh sebagai anak tengah, kerap memiliki 8 sifat ini dalam memperjuangkan kehidupannya:
1. Ahli negosiasi
Hidup sebagai anak tengah seperti berada dalam keadaan negosiasi yang konstan. Terjebak di antara yang tertua dengan suka memimpin, dan yang termuda menjadi kesayangan keluarga, mereka belajar menavigasi jalan di sekitar dinamika ini.
Itu tidak selalu berjalan mulus, tetapi itu datang dengan keuntungannya. Faktanya, menurut psikolog bahwa anak tengah sering mengembangkan keterampilan negosiasi yang luar biasa sebagai sifat bertahan hidup.
Mereka menjadi ahli dalam membaca situasi, merasakan ketegangan dan menemukan kesamaan antara pihak yang berlawanan. Ini adalah tarian halus untuk mengetahui kapan harus mundur dan melangkah masuk.
2. Semangat independen
Dengan orang tua sibuk mengawasi langkah pertama yang tertua menuju masa dewasa dan memastikan yang termuda belum menelan sepotong anggur, mudah bagi anak tengah untuk menyelinap melalui celah-celah.
Psikolog menyatakan bahwa kemandirian adalah sifat bertahan hidup utama yang sering dikembangkan oleh anak-anak tengah. Mereka belajar untuk menghibur diri sendiri, memecahkan masalah sendiri, dan pada dasarnya bermanuver melalui kehidupan dengan lebih sedikit genggaman tangan.
3. Sifat yang mudah beradaptasi
Anak-anak tengah sering terjepit di antara saudara kandung yang lebih tua yang mengatur kecepatan dan lebih muda yang ingin mengejar ketinggalan.
Psikolog kami menegaskan bahwa kemampuan beradaptasi adalah sifat umum pada anak-anak tengah. Mereka belajar untuk menyesuaikan perilaku dan reaksi berdasarkan situasi, membuat mereka menjadi individu yang sangat serbaguna.
Menariknya, penelitian menunjukkan bahwa anak tengah lebih mungkin untuk sukses dalam olahraga tim karena mereka dikenal sebagai pemain tim.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
