Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Mei 2025 | 06.25 WIB

Sering Ngantuk Saat sedang Bareng Pasangan? Itu Bukan Tanda Bosan, Ini 5 Alasannya Menurut Psikologi

Ilustrasi pria tertidur saat bersama pasangannya. (Freepik) - Image

Ilustrasi pria tertidur saat bersama pasangannya. (Freepik)

JawaPos.com - Pernah nggak sih kamu baru saja ketemu pasangan, ngobrol sebentar, lalu... ngantuk. Padahal nggak begadang, nggak capek-capek banget juga.

Anehnya, kejadian itu sering terulang. Bahkan kadang bikin pasangan jadi bingung atau berpikir, “Aku ngebosenin, ya?”

Tenang, kamu bukan satu-satunya. Dan kamu nggak salah. Rasa kantuk yang muncul saat sedang bareng pasangan ternyata punya penjelasan ilmiah yang menarik. Berikut lima alasannya!

1. Tubuhmu lagi “tarik napas” karena merasa aman

Saat kamu sedang bersama seseorang yang kamu percaya dan cintai, maka tubuhmu otomatis masuk ke mode rileks. 

Menurut Psychosomatic Medicine (2020), saat kita merasa aman, hormon stres seperti kortisol menurun, dan tubuh mulai memproduksi oksitosin—si hormon “pelukan” yang bikin tenang. Efeknya? Sama kayak habis yoga atau dipijetin: ngantuk.

2. Dekat dia, produksi melatonin bisa naik

Melatonin adalah hormon yang bantu tubuh tahu kapan waktunya tidur. Dalam Journal of Social and Personal Relationships (2018), disebutkan kalau kedekatan emosional dengan pasangan bisa memengaruhi produksi melatonin.

Jadi, kalau kamu lagi quality time dan tiba-tiba menguap, bisa jadi itu karena tubuhmu merasa “ini waktu yang tepat buat istirahat”.

3. Lingkungan aman bikin tubuh nggak siaga, jadi gampang lelah

Biasanya, kalau kita di luar rumah atau ketemu orang asing, tubuh kita dalam mode “waspada”. Tapi begitu ketemu pasangan, terutama kalau duduk santai atau baring bareng, alarm itu mati.

Journal of Environmental Psychology (2021) menjelaskan bahwa perasaan aman secara fisik menurunkan aktivitas sistem saraf simpatik (alias sistem “fight or flight”). Akibatnya, tubuh langsung ngerem dan… ngantuk deh.

4. Sentuhan fisik = sinyal tidur ke otak

Pegangan tangan, pelukan, atau cuma sandaran bahu bisa jadi sinyal tidur buat otak. Dalam Psychology Today (2019), disebutkan bahwa sentuhan lembut bisa melepaskan oksitosin dan menurunkan detak jantung.

Kalau kamu sering ngantuk setelah momen-momen manis bareng pasangan, itu bukan karena bosan, tapi karena tubuhmu lagi kasih sinyal: “Ini nyaman banget, saatnya tidur.”

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore