
7 Perilaku Orang yang Merasa Terganggu Secara Tidak Rasional oleh Pengunyah yang Berisik./Freepik.
JawaPos.com - Apakah suara orang yang mengunyah dengan keras membuat Anda ingin melarikan diri dari ruangan?
Bagi sebagian orang, suara mengunyah tidak hanya mengganggu—tetapi bisa terasa menyiksa. Bahkan suara kecil seperti orang menyeruput minuman atau menggigit apel bisa memicu amarah dan kegelisahan yang luar biasa. Reaksi yang tampaknya "berlebihan" ini sering kali tidak dimengerti oleh orang lain.
Namun tenang, Anda tidak sendirian. Kondisi ini dikenal dalam dunia psikologi sebagai misophonia, atau secara harfiah berarti "kebencian terhadap suara".
Ini bukan sekadar sensitivitas biasa, melainkan reaksi emosional yang nyata dan intens terhadap suara tertentu.
Dilansir JawaPos.com dari laman Blog Herald pada Rabu, 30 April 2025. Artikel ini akan mengulas 7 perilaku khas yang sering muncul pada orang-orang yang merasa terganggu secara tidak rasional oleh pengunyah berisik, disertai penjelasan psikologis yang mendalam agar Anda bisa lebih memahami dan mengelola pengalaman ini dengan bijak.
1. Sangat Sadar Terhadap Suara
Apakah Anda bisa langsung menangkap suara kunyahan dari sudut ruangan, bahkan saat orang lain tampaknya tak terganggu?
Itu bukan imajinasi Anda. Ini adalah bentuk dari hipersensitivitas sensorik, khususnya terhadap suara. Otak Anda menangkap, memperbesar, dan memusatkan perhatian pada suara tersebut, bahkan ketika itu bukan sumber kebisingan utama.
Dalam psikologi, fenomena ini terkait erat dengan misophonia. Studi menunjukkan bahwa individu dengan misophonia mengalami aktivitas otak yang meningkat pada bagian anterior insula, area otak yang bertanggung jawab terhadap pemrosesan emosi dan pengalaman sensorik.
Jadi, ketika Anda mendengar suara kunyahan, otak Anda menafsirkannya bukan sekadar sebagai suara, melainkan sebagai ancaman terhadap keseimbangan emosional Anda.
Bagi banyak orang, ini bukan soal membesar-besarkan. Ini adalah pengalaman yang valid dan nyata.
2. Meningkatnya Stres dan Kecemasan
Seringkali, respons terhadap suara mengunyah bukan hanya terganggu—tetapi bisa berupa reaksi fisiologis nyata, seperti detak jantung yang meningkat, tangan berkeringat, bahkan rasa ingin menangis atau marah tanpa alasan jelas.
Mengapa ini bisa terjadi?
Karena suara tertentu bisa memicu reaksi “fight or flight” dalam tubuh Anda—reaksi yang sama seperti saat menghadapi bahaya fisik.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
