Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 1 Mei 2025 | 00.16 WIB

Jika Kamu Terus Merasa Ingin Tidur Siang, Kenali 8 Alasan Psikologis di Baliknya

Ilustrasi mengantuk di siang hari (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Setelah pagi yang padat dan penuh aktivitas, sore hari datang dan satu-satunya hal yang ada di pikiran kita adalah berbaring di bawah meja dan memejamkan mata sejenak. Walau sudah mencoba mengusir kantuk dengan kopi atau berjalan sebentar keluar rumah, rasa lelah itu tetap saja datang.

Namun, mari kita luruskan satu hal, ini bukan sekadar soal kelelahan biasa. Ada lebih dari itu. Bisa jadi tubuh kamu sedang mencoba mengirimkan sinyal penting, tapi pikiran kamu terlalu sibuk untuk menangkapnya.

Dilansir dari laman DMNews pada (Rabu 30/04), mari kita bahas delapan alasan psikologis yang mungkin menjadi penyebab kenapa kamu terus merasa ingin tidur siang. Ini bukan semata-mata karena kamu pemalas atau bosan. Faktanya, rasa kantuk mungkin punya alasan yang jauh lebih dalam dan masuk akal dari sisi ilmiah dan emosional.

1. Ritme Sirkadian kamu Sedang Tidak Selaras

Pernah bertanya-tanya kenapa rasa kantuk di sore hari terasa begitu berat? Itu berkaitan dengan ritme sirkadian kamu, jam biologis tubuh yang mengatur waktu tidur dan bangun dalam siklus sekitar 24 jam. Tubuh manusia dirancang untuk mengalami penurunan energi dua kali sehari tengah malam dan sore hari, biasanya sekitar pukul 2 hingga 3. 

Ini bukan soal kurang tidur malam sebelumnya atau makan siang terlalu berat, ini adalah bagian dari pola alami tubuh kamu. Jadi, ketika rasa kantuk datang di sore hari, itu bukan karena kamu malas. Itu tubuh kamu yang sedang mengikuti irama alaminya. Sayangnya, gaya hidup modern sering membuat kita mengabaikan sinyal ini.

2. Efek Inersia Tidur Masih Tertinggal

Jika kamu sering merasa lesu dan tidak fokus setelah bangun tidur, bisa jadi kamu mengalami yang disebut sleep inertia atau inersia tidur. Ini adalah kondisi di mana tubuh dan otak masih setengah tertidur setelah terbangun, biasanya karena bangun terlalu tiba-tiba atau kurang tidur.

Rasa kantuk yang muncul kembali di sore hari bisa jadi merupakan efek lanjutan dari pagi yang dimulai dengan salah langkah. Tubuh kamu masih mencoba menyesuaikan diri dengan hari yang dimulai dalam kondisi belum sepenuhnya siap.

3. Tubuh Kamu Adalah Mesin Hebat yang Butuh Perawatan

Thomas Edison, salah satu penemu paling produktif, dikenal suka tidur siang singkat untuk menyegarkan pikirannya. Ia percaya tubuh adalah mesin luar biasa yang memerlukan istirahat agar bisa terus bekerja optimal.

Seperti mesin yang bisa kepanasan jika dipaksa terus bekerja, tubuh juga butuh waktu untuk mendinginkan diri. Keinginan untuk tidur siang bisa jadi merupakan tanda bahwa tubuh kamu sedang meminta waktu untuk mengisi ulang tenaga.

4. Tidur Siang Adalah Bagian dari Warisan Evolusi Kita

Tidur malam delapan jam penuh sebenarnya adalah konsep modern. Banyak budaya tradisional menerapkan pola tidur bifasik, yaitu tidur dua kali sehari di malam dan siang. Di Spanyol, misalnya, tidur siang atau siesta adalah tradisi lama yang membantu orang beristirahat di tengah hari sebelum kembali beraktivitas. 

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore