Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 April 2025 | 23.20 WIB

6 Kalimat untuk Motivasi Hidup: Cara Mencapai Kesehatan Mental dan Emosional dengan Manifesting Kata-kata

Ilustrasi manfaat bersyukur setiap hari bagi kesehatan mental dan fisik (cookie_studio/freepik.com) - Image

Ilustrasi manfaat bersyukur setiap hari bagi kesehatan mental dan fisik (cookie_studio/freepik.com)

JawaPos.com - tahukah kamu bahwa ada hubungan yang tidak bisa disangkal antara kata-kata yang anda ucapkan dengan kesehatan mental dan emosional yang anda miliki. 

Disebut 'manifesting' kata-kata yang anda tanamkan ke dalam pikiran, konon bisa jadi kunci untuk tetap kuat secara psikologis.

Kalimat ini bukan sembarang kalimat, melainkan sebuah motivasi hidup. Ini adalah pernyataan yang didukung oleh psikologi dan terbukti membantu mengatur emosi dan pola pikir. 

Dilansir dari DM News, berikut adalah beberapa kalimat atau kata-kata yang bisa anda tanamkan ke dalam pikiran untuk mencapai kesehatan mental dan emosional.

1. Ini juga akan berlalu

Hidup punya ritmenya sendiri, kadang manis, kadang pahit. Orang yang kuat secara emosional memahami bahwa semua itu hanya fase. Mereka sering berkata, “Ini juga akan berlalu.”

Kalimat ini sederhana, tapi punya kekuatan luar biasa. Ini bukan soal mengabaikan rasa sakit, tapi menerima kenyataan bahwa semuanya bersifat sementara. Baik itu kesedihan, kecemasan, atau tantangan hidup, semuanya akan melewati masanya. 

Bahkan kalimat ini bisa jadi jangkar bagi anda ketika badai datang. Dan ya, ini adalah salah satu kalimat pendek yang paling sering digunakan oleh mereka yang ingin menjaga kesehatan mental dan emosional.

2. Saya cukup

Dalam dunia yang terus mendorong anda untuk jadi lebih ini dan itu, mudah sekali merasa tidak cukup. Tapi orang yang sehat secara emosional tahu pentingnya berkata: “Saya cukup.”

Kalimat ini adalah bentuk motivasi hidup yang ampuh. Ini adalah pengakuan bahwa anda tidak harus menjadi versi sempurna dari diri sendiri untuk layak dicintai, dihargai, dan berhasil. 

Dalam ilmu psikologi, ini disebut sebagai self-acceptance—menerima diri sendiri tanpa syarat. Setiap kali rasa ragu muncul, ucapkan saja kalimat ini. Anda akan terkejut betapa banyak beban yang terangkat hanya karena sebuah afirmasi sederhana.

3. Kemajuan, bukan kesempurnaan

Salah satu jebakan terbesar dalam hidup adalah keinginan untuk jadi sempurna. Padahal, kejar-kejaran dengan kesempurnaan justru merusak kesehatan mental dan emosional.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore