
Ilustrasi charger
JawaPos.com - Pernah punya teman yang selalu minjam charger, padahal ke mana-mana bawa ponsel? Atau jangan-jangan, kamu sendiri sering begitu?
Rupanya, kebiasaan lupa bawa charger ini bukan sekadar soal pelupa. Dari kacamata psikologi, orang-orang yang selalu kehabisan baterai tapi tak pernah siap dengan charger-nya sendiri, umumnya punya empat pola kebiasaan yang menarik, dikutip dari Geediting, Jumat (25/4).
Mengetahui pola ini bisa membantu kamu lebih memahami diri sendiri atau teman yang selalu jadi “penumpang daya”.
Bisa jadi ini waktunya untuk lebih sadar soal manajemen energi — baik baterai ponsel maupun energi pribadi. Yuk, kenali empat kebiasaan yang biasanya dimiliki para pencari charger ini!
1. Sering Tak Teratur
Orang yang tak pernah punya charger biasanya juga cenderung kurang terorganisasi. Ini bukan cuma soal lupa taruh charger, tapi bisa merembet ke kebiasaan harian lainnya—seperti sering telat, barang sering hilang, atau jadwal yang berantakan.
Menurut psikolog Albert Ellis, perubahan dimulai saat seseorang berhenti menyalahkan orang lain atas kekacauannya. Dalam konteks ini, mungkin sudah saatnya si pencari charger belajar bertanggung jawab atas urusan kecil sehari-hari.
Kalau bisa konsisten soal hal sederhana seperti membawa charger, efek positifnya bisa terasa di aspek lain juga.
2. Tukang Menunda
Kebiasaan tak membawa charger juga erat kaitannya dengan kecenderungan menunda. Mereka tahu baterai akan habis, tapi selalu pikir, “Ah, nanti saja ngecas.” Sayangnya, “nanti” itu sering datang terlambat—dan akhirnya mereka harus repot minta tolong orang lain.
Masalah penundaan ini bisa berdampak lebih luas, bukan cuma soal ponsel. Jika dibiarkan, bisa mengganggu pekerjaan, hubungan, bahkan kesehatan.
Kuncinya adalah kesadaran bahwa kebiasaan kecil seperti ini bisa jadi cerminan pola hidup yang lebih besar.
3. Tidak Suka Merencanakan
Mereka yang selalu kehabisan baterai biasanya hidup spontan, tanpa banyak persiapan. Jarang berpikir ke depan, apalagi soal kebutuhan sekecil charger. Akibatnya, saat kondisi mendesak seperti ponsel mati di tengah panggilan penting, mereka pun panik.
Seperti kata Carl Jung, “Kita adalah apa yang kita lakukan, bukan apa yang kita katakan.” Jadi, bukan cukup sekadar bilang akan bawa charger—kalau tidak dilakukan, hasilnya tetap sama: terus-menerus dalam masalah.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
