
Ilustrasi pekerjaan yang dulu dianggap prestisius. (Freepik)
JawaPos.com - Dahulu, sejumlah profesi dianggap sebagai puncak kesuksesan. Orang yang bekerja sebagai dokter, pengacara, atau bankir sering kali dijadikan panutan karena dianggap memiliki karier yang mapan dan bergengsi.
Namun seiring waktu, persepsi terhadap prestise suatu profesi mengalami pergeseran. Generasi Z, yang kini mulai mendominasi dunia kerja, memiliki pandangan berbeda soal pekerjaan impian mereka.
Profesi-profesi yang dulunya diidamkan oleh generasi Baby Boomer dan Gen X justru dinilai kurang relevan oleh generasi muda. Sebagian bahkan dianggap tidak lagi sesuai dengan perkembangan zaman.
Teknologi yang terus berkembang, keinginan akan fleksibilitas kerja, serta dorongan untuk mencari makna dalam pekerjaan membuat Generasi Z lebih selektif dalam memilih karier.
Dilansir dari Blog Herald pada Kamis (24/4), berikut adalah delapan profesi yang dulu begitu dihargai, tetapi kini dianggap kuno oleh banyak anak muda:
1. Bankir Tradisional
Dulu, bekerja di bank dianggap sebagai simbol status sosial yang tinggi. Kantor yang mewah, jas rapi, dan gaji besar membuat profesi ini terlihat sangat prestisius.
Namun kini, Generasi Z melihat industri perbankan konvensional sebagai sesuatu yang ketinggalan zaman. Kemunculan fintech, dompet digital, dan mata uang kripto membuat peran bankir tradisional terasa kurang relevan.
2. Jurnalis Surat Kabar
Menjadi jurnalis di media cetak dulunya merupakan profesi yang sangat dihormati. Banyak orang bermimpi bisa bekerja di surat kabar besar dan menulis berita-berita penting.
Sayangnya, media cetak kini mulai ditinggalkan. Generasi Z lebih tertarik dengan konten digital, seperti menjadi influencer, blogger, atau jurnalis digital yang aktif di media sosial dan platform daring lainnya.
3. Agen Perjalanan
Dulu, merencanakan liburan harus melalui agen perjalanan. Mereka akan membantu menyusun rencana perjalanan dari A hingga Z.
Kini, hal tersebut dianggap tidak efisien oleh Generasi Z. Dengan kehadiran platform seperti Airbnb, Skyscanner, dan Google Maps, anak muda bisa menyusun sendiri perjalanan mereka dengan mudah hanya melalui ponsel.
4. Petugas Pos
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Sassuolo vs Cesena di Coppa Italia: Jay Idzes Berpeluang Starter!
