Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 23 April 2025 | 19.40 WIB

Anda Sering Lupa Nama tapi Ingat Wajah Orang? Ini 3 Ciri Utama Kepribadiannya Menurut Psikologi

Ilustrasi seseorang yang lupa nama orang lain, tapi ingat wajah.(Freepik/cookie_studio)

JawaPos.com - Pernah merasa aneh karena bisa mengingat wajah seseorang dengan sangat jelas, tapi saat harus menyebutkan namanya, otak seolah “blank”? Ternyata, itu bukan hal langka, dan psikologi punya penjelasannya.

Beberapa orang memang punya kecenderungan untuk lebih mudah mengingat visual dibanding kata, dan mereka biasanya memiliki sejumlah ciri khas yang menarik.

Berikut ini tiga ciri umum yang dimiliki oleh orang yang lebih mudah mengingat wajah ketimbang nama, menurut kajian psikologi, dikutip dari Geediting, Rabu (23/4).

1. Lebih Visual daripada Verbal

Ciri paling menonjol dari orang yang jago mengingat wajah tapi lemah dalam menghafal nama adalah cara kerja otak mereka yang lebih visual. Mereka cenderung menyerap dan menyimpan informasi lewat gambar atau tampilan, bukan lewat kata-kata atau dialog.

Otak memproses gambar dan teks di jalur yang berbeda. Bagi pemikir visual, wajah seseorang—dengan segala detail ekspresinya—lebih mudah tertanam dalam memori dibandingkan nama yang hanya berupa deretan huruf.

Bukan berarti ini kekurangan. Justru, banyak pemikir visual punya daya kreativitas tinggi dan mampu melihat koneksi yang tak disadari orang lain.

2. Sangat Teliti pada Detail

Orang yang kuat mengingat wajah biasanya punya kelebihan dalam memperhatikan detail kecil. Mereka bisa mengingat bagaimana cara seseorang tersenyum, gaya rambutnya, atau bahkan warna dasi yang dipakai saat pertama kali bertemu.

Sayangnya, karena otak mereka terlalu sibuk menyerap informasi visual tersebut, nama sering terabaikan. Bukan karena tidak peduli, tapi memang cara otaknya bekerja tidak memberi porsi besar pada hal-hal verbal seperti nama.

Pola ini menunjukkan bahwa mereka lebih terprogram untuk mencatat gambaran besar dan nuansa emosi dibanding menghafal fakta literal.

3. Peka, Empatik, dan Intuitif

Ciri ketiga adalah kecenderungan untuk menjadi pribadi yang empatik dan intuitif. Mereka sering kali pandai menangkap emosi orang lain hanya dari mimik wajah atau bahasa tubuh.

Otak mereka secara otomatis mencatat ekspresi dan perasaan yang terpancar dari seseorang, dan itu yang membuat wajah mudah mereka kenali kembali.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore