Ilustrasi dua orang sedang berdiskusi, satu terlihat mendominasi (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Pernahkah kamu terlibat percakapan dengan seseorang yang rasanya tahu segalanya? Setiap topik yang muncul, ia selalu punya komentar atau koreksi, membuatmu merasa sulit untuk bicara atau berkontribusi. Berhadapan dengan orang seperti ini kadang bisa bikin frustrasi, tapi tenang, ada cara-cara cerdas untuk menghadapinya tanpa harus bersikap kasar atau tidak sopan.
Menurut psikologi, ada beberapa trik halus yang bisa kita pakai. Melansir dari Geediting.com, Minggu (20/4), berikut adalah beberapa cara yang bisa kamu coba.
1. Manfaatkan Kekuatan Diam
Saat orang yang merasa paling tahu sedang berapi-api menjelaskan sesuatu, coba berikan jeda hening setelah ia selesai bicara. Diam bisa jadi alat yang ampuh. Ini memberinya kesempatan untuk jeda dan mungkin merenungkan kembali apa yang baru saja ia katakan, terkadang membuat mereka sadar sendiri tanpa perlu interupsi dari kita.
2. Ajukan Pertanyaan Terbuka
Daripada berdebat, coba lontarkan pertanyaan terbuka yang membutuhkan jawaban lebih dari sekadar "ya" atau "tidak". Tujuannya bukan menguji pengetahuannya, tapi mendorongnya untuk berpikir lebih dalam atau melihat sudut pandang lain. Ini bisa mengalihkan fokus dari "saya tahu segalanya" menjadi "mari kita pikirkan ini bersama".
3. Tegaskan Dirimu dengan Lembut
Penting juga untuk tetap menyuarakan pendapatmu, tapi lakukan dengan cara yang tenang dan sopan. Kamu bisa memulai dengan, "Menurut pengalamanku..." atau "Aku punya pandangan sedikit berbeda tentang itu..." Ini menunjukkan bahwa kamu menghargai pandangannya, namun tetap memiliki pemikiran sendiri yang layak didengar.
4. Gunakan Humor untuk Meredakan Ketegangan
Sedikit humor bisa mencairkan suasana tegang yang mungkin timbul saat berhadapan dengan orang yang selalu ingin mendominasi. Humor bisa membuka celah dalam percakapan dan memberi ruang bagi orang lain untuk ikut bicara, mengubah dinamika interaksi jadi lebih santai.
5. Tetapkan Batasan dalam Percakapan
Jika orang tersebut terus-menerus memotong pembicaraan atau mendominasi, tidak ada salahnya menetapkan batasan. Kamu bisa mengatakan sesuatu seperti, "Bisakah aku menyelesaikan kalimatku dulu?" atau "Aku ingin mendengar pendapat orang lain juga." Ini dilakukan bukan untuk membungkamnya, tapi memastikan percakapan berjalan seimbang.
6. Latih Empati Terhadap Mereka
Cobalah memahami dari mana perilaku "sok tahu" itu berasal. Kadang, orang bertingkah seperti itu karena merasa tidak aman atau membutuhkan validasi. Dengan berempati, kamu bisa merespons dengan lebih sabar dan konstruktif, bukan malah terpancing emosi.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
