Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 18 April 2025 | 01.20 WIB

Bukan Anti Sosial atau Pemalu, Inilah 7 Perilaku Orang yang Butuh Pemulihan Setelah Aktivitas Sosial

Ilustrasi orang yang memulihkan energinya pasca aktivitas sosial. - Image

Ilustrasi orang yang memulihkan energinya pasca aktivitas sosial.

JawaPos.com - Setiap manusia memang memiliki sikap yang beragam, ada yang memiliki energi sosial lebih tingga dan juga tidak. Kita semua diciptakan untuk saling melengkapi.

Bagi mereka yang memiliki energi sosial lebih tinggi, sering disebut introvert. Sedangkan orang yang memiliki energi sosial lebih rendah, itu introvert.

Namun sebagian besar orang selalu menyamakan antara introvert dan anti sosial atau pemalu, padahal itu hal yang berbeda. Mari kita ulik lebih dalam lagi mengenai mereka yang punya energi sosial lebih rendah.

Dilansir dari laman Hack Spirit pada Kamis (17/04) inilah 7 perilaku orang yang butuh pemulihan setelah menjalani aktivitas sosial:

1. Reservoir energi sosial

Kita semua memiliki reservoir energi sosial yang habis saat kita berinteraksi dengan orang lain. Beberapa orang mungkin memiliki reservoir yang lebih besar, karena itu dapat bersosialisasi untuk waktu yang lebih lama tanpa merasa terkuras.

Introvert mengisi ulang dengan menghabiskan waktu sendirian, sementara ekstrovert mendapatkan energi dari berada di sekitar orang lain. Orang yang membutuhkan hari pemulihan setelah bersosialisasi sering kali memiliki reservoir energi sosial lebih kecil.

2. Sangat sensitif terhadap rangsangan

Kepekaan yang meningkat ini sering dikaitkan dengan perlunya hari pemulihan pasca-sosialisasi. Soalnya, menyerap dan memproses semua informasi ini bisa melelahkan secara mental.

Jika kamu merasa lelah setelah berada di lingkungan yang ramai, itu bukan karena kamu antisosial atau aneh, hanya saja otak bekerja lembur untuk memproses semua input sensorik ini.
Memahami hal tersebut dapat membantu mengelola jadwal sosial dengan lebih baik dan meluangkan waktu untuk istirahat yang cukup.

3. Mengutamakan kedalaman daripada keluasan dalam hubungan

Bukannya kita tidak menghargai obrolan ringan, tetapi itu tidak mengisi cangkir kita dengan cara yang sama seperti percakapan mendalam dan bijaksana. Sifat ini umum di antara kita yang membutuhkan hari pemulihan setelah bersosialisasi.

Terlibat dalam percakapan tingkat permukaan bisa menguras mental bagi karena tidak memiliki kedalaman yang didambakan. Tidak apa-apa untuk menghargai kedalaman daripada keluasan dalam hubungan dan tidak apa-apa untuk mendambakan koneksi bermakna dan merasa lelah setelah malam obrolan ringan.

4. Kebutuhan rutin untuk kesendirian

Kita yang membutuhkan hari pemulihan setelah bersosialisasi sering mendambakan kesendirian, menghargai waktu sendirian, dan menggunakannya untuk mengisi ulang baterai mental.
Menariknya, sebuah penelitian dari University of Buffalo menemukan bahwa kesendirian dapat memiliki efek terapeutik.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore