Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 15 April 2025 | 18.53 WIB

Jika Orang sedang Menjauhi Keluarganya Akan Menunjukkan 5 Sikap Ini, Salah Satunya Kemandirian

Ilustrasi orang yang berusaha menjauh dari keluarga. (Freepik) - Image

Ilustrasi orang yang berusaha menjauh dari keluarga. (Freepik)

JawaPos.com – Sebagian orang menjaga hubungan yang sangat dekat dengan kerabat hingga berbagi segala hal mulai dari perayaan hari raya hingga drama kehidupan sehari-hari.

Namun, sebagian lainnya memilih untuk menjaga jarak yang sehat atau terkadang tidak begitu menjalin hubungan sehat dari anggota keluarga.

Dilansir dari laman Personal Branding Blog, berikut 5 sikap yang ditunjukkan oleh orang yang menjauhi keluarganya.

1. Menetapkan batasan yang jelas

Salah satu hal pertama seseorang lakukan untuk menjauh dari keluarga adalah kemampuan atau tekad untuk menetapkan batasan emosional yang ketat.

Mereka seperti memiliki barometer internal yang memberi tahu mereka saat drama, racun, atau kritik terus-menerus telah mencapai titik kritis.

Alih-alih membiarkan rasa bersalah atau kewajiban keluarga yang sudah lama ada memengaruhi mereka, mereka belajar untuk mengatakan tidak atau cukup. Bahkan saat keadaan sulit.

Jika Anda bertemu seseorang yang memilih menjauhkan diri dari keluarganya, kemungkinan besar mereka sudah cukup pandai dalam mengendalikan ruang emosionalnya.

2. Memiliki tingkat kemandirian tinggi

Saat Anda sengaja menjauhkan diri dari kerabat dekat, Anda secara efektif menghilangkan sistem pendukung yang sudah ada. Hal ini mungkin terasa menakutkan pada awalnya, terutama jika Anda mengandalkan keluarga untuk meminta nasihat, bantuan keuangan, atau dukungan moral.

Namun, yang menarik adalah bagaimana orang tumbuh menjadi mandiri setelah jaring pengaman itu hilang sebagian atau seluruhnya hingga dapat menemukan jalanya sendiri.

3. Menghargai pertumbuhan daripada tradisi

Tradisi keluarga bisa jadi luar biasa, tetapi juga bisa jadi menyesakkan jika tidak lagi selaras dengan identitas Anda. Banyak orang yang menciptakan jarak melakukannya karena mereka percaya bahwa evolusi mereka sendiri lebih penting daripada mematuhi norma-norma lama.

Mungkin mereka tumbuh dalam keluarga dengan keyakinan yang kaku, atau mungkin mereka merasa tertekan untuk mengikuti jalur karier tertentu yang bertentangan dengan minat mereka.

Alih-alih mengikuti arus, mereka memilih jalur yang mendorong peningkatan diri yang sesungguhnya bahkan jika itu berarti mengguncang keluarga.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore