
Ilustrasi. (pexels.com)
JawaPos.com - Pernah bertanya-tanya kenapa seseorang memilih kopi tanpa kafein padahal dunia ini rasanya berputar karena espresso dan latte ekstra shot?
Di balik pilihan sederhana itu, ternyata ada banyak hal menarik yang bisa diungkap lewat kacamata psikologi. Ya, minuman ini mungkin terlihat seperti pilihan ringan, tapi bisa mencerminkan ciri kepribadian yang cukup kuat dan unik.
Buat anda yang penasaran, dilansir dari Geediting pada Jumat (4/4), berikut ini adalah beberapa ciri kepribadian orang yang biasa menikmati kopi tanpa kafein, berdasarkan penelusuran dalam dunia psikologi.
1. Mereka Menghargai Kontrol
Orang yang memilih kopi tanpa kafein sering kali memiliki kebutuhan untuk mengontrol keadaan fisiknya. Mereka ingin tetap tenang, menghindari rasa gelisah, dan menjaga fokus tanpa harus bergantung pada stimulan.
Dalam dunia psikologi, kemampuan untuk mengendalikan dorongan dan memilih tindakan secara sadar termasuk bagian dari self-regulation.
Mereka biasanya tipe yang suka merencanakan segala hal, tidak suka keputusan impulsif, dan lebih memilih rutinitas. Kalau anda melihat seseorang dengan to-go cup bertuliskan “decaf latte” sambil membuka agenda harian mereka, bisa jadi mereka memang nyaman hidup dalam kerangka yang teratur.
2. Mereka Tidak Takut Menjadi Berbeda
Di tengah dunia yang penuh semangat “ngopi dulu biar waras”, memilih kopi tanpa kafein bisa jadi dianggap aneh. Tapi di sinilah letak kekuatan kepribadian mereka. Orang-orang ini tidak terlalu peduli dengan apa kata orang.
Mereka tahu apa yang dibutuhkan tubuh dan pikirannya, dan mereka berani membuat pilihan sendiri, meski itu berbeda dari mayoritas.
Dalam psikologi, keberanian untuk tampil beda adalah tanda dari individu yang autentik. Mereka tidak mudah terbawa arus dan merasa nyaman dengan identitas mereka. Ini adalah bentuk kepercayaan diri yang kadang jarang terlihat tapi sangat kuat dampaknya dalam jangka panjang.
3. Mereka Menunjukkan Ketahanan
Tidak semua orang bisa tiba-tiba berhenti minum kafein. Gejalanya bisa mulai dari sakit kepala sampai suasana hati naik turun. Tapi peminum kopi tanpa kafein biasanya sudah melalui fase ini dan berhasil melaluinya. Itu artinya, mereka punya daya tahan yang cukup kuat, baik secara fisik maupun mental.
Dalam psikologi, ini disebut sebagai resiliensi. Sifat ini memungkinkan seseorang bertahan dalam kondisi sulit dan tetap maju. Ketahanan seperti ini tidak muncul tiba-tiba, tapi terbentuk dari kebiasaan dan pengalaman hidup.
4. Mereka Sadar Akan Kesehatan

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
