
Ilustrasi cara seseorang dalam melepaskan ketidakberhargaan diri (freepik/wayhomestudio)
JawaPos.com - Banyak di antara kita yang terjebak dalam lingkaran setan ini, yaitu mencari validasi eksternal dan melupakan harga diri kita.
Namun, masalahnya mungkin tidak sesuram yang terlihat. Anda mungkin meremehkan harga diri Anda sendiri lebih dari yang Anda kira.
Tanda-tandanya sering kali tidak kentara dan terabaikan. Dalam artikel ini, JawaPos.com telah melansir dari laman Hack Spirit, Sabtu (22/3), enam cara mendalam untuk melepaskan diri dari kebutuhan akan validasi dan merangkul harga diri Anda.
1. Kenali harga diri Anda
Langkah pertama untuk terbebas dari keinginan mencari validasi adalah menyadari bahwa harga diri Anda tidak bergantung pada faktor eksternal. Ini tentang memahami bahwa Anda berharga apa adanya, terlepas dari bagaimana orang lain memandang Anda.
2. Berlatihlah berbelas kasih pada diri sendiri
Pernahkah Anda memperhatikan bagaimana kita cenderung menjadi pengkritik terburuk bagi diri kita sendiri? Ini tentang bersikap baik dan pengertian terhadap diri kita sendiri saat kita gagal atau melakukan kesalahan, daripada bersikap kasar dan kritis.
Saat segalanya tak berjalan sesuai rencana, alih-alih mencaci, berikan kebaikan dan pengertian pada diri sendiri. Dengan mempraktikkan kasih sayang pada diri sendiri, Anda dapat membangun hubungan yang lebih sehat dengan diri sendiri dan mengurangi kebutuhan akan validasi eksternal.
3. Memahami dampak perbandingan sosial
Di dunia digital saat ini, sangat mudah untuk membandingkan diri kita dengan orang lain. Platform media sosial menawarkan aliran momen penting dari kehidupan orang lain secara terus-menerus yang dapat membuat kita merasa tertinggal atau tidak berbuat cukup banyak.
Orang-orang yang menghabiskan lebih banyak waktu di Facebook memiliki kemungkinan lebih tinggi mengalami depresi. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh fakta bahwa mereka membandingkan kehidupan mereka dengan orang lain.
Faktanya, setiap orang memiliki perjalanan uniknya sendiri, dengan tantangan dan kemenangannya sendiri. Melepaskan diri dari kebutuhan akan validasi melibatkan pemahaman akan hal ini dan menahan keinginan untuk membandingkan kehidupan kita dengan kehidupan yang dikurasi dengan cermat yang kita lihat secara daring.
4. Rangkul keunikan Anda
Tidak ada seorang pun di dunia ini yang sama. Tidak ada orang yang memiliki mimpi yang sama, pengalaman yang sama, pikiran dan perasaan yang sama. Dan itu adalah sesuatu yang patut dirayakan, bukan diremehkan.
Ketika kita mulai menerima kualitas unik kita, kita mulai menyadari bahwa kita tidak memerlukan validasi dari orang lain untuk merasa berharga. Kita pada dasarnya berharga, sebagaimana adanya diri kita.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
