Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 22 Maret 2025 | 15.20 WIB

Jika Anda Ingin Memiliki Finansial Stabil dalam Keadaan Ekonomi yang Tidak Menentu, Cobalah Memulai 7 Kebiasaan Ini Menurut Psikologi

Ilustrasi orang yang memiliki finansial stabil dalam ekonomi yang tidak menentu. (Freepik) - Image

Ilustrasi orang yang memiliki finansial stabil dalam ekonomi yang tidak menentu. (Freepik)

JawaPos.com – Di tengah kondisi ekonomi yang terus berubah, menjaga stabilitas finansial menjadi tantangan bagi banyak orang.

Inflasi, perubahan pasar kerja, dan ketidakpastian global bisa berdampak langsung pada keuangan pribadi. Namun, ada beberapa kebiasaan finansial yang dapat membantu anda tetap stabil, bahkan dalam situasi ekonomi yang tidak menentu. 

Dilansir dari Small Biz Technology pada Sabtu (22/3), terdapat tujuh kebiasaan yang dapat anda terapkan untuk menjaga keseimbangan keuangan anda.

1. Menyiapkan dana darurat

Dana darurat adalah fondasi keuangan yang kuat. Idealnya, Anda perlu menyisihkan tiga hingga enam bulan biaya hidup dalam rekening yang mudah diakses. 

Dana ini berfungsi sebagai jaring pengaman ketika terjadi keadaan darurat. seperti kehilangan pekerjaan, biaya medis tak terduga, atau kebutuhan mendesak lainnya. 

Jika belum memiliki dana darurat, mulailah dengan menyisihkan sebagian kecil dari penghasilan anda setiap bulan.

2. Mengelola utang dengan bijak

Utang yang tidak terkendali bisa menjadi beban berat dalam kondisi ekonomi yang tidak stabil.Prioritaskan untuk melunasi utang dengan bunga tinggi terlebih dahulu, seperti kartu kredit dan pinjaman konsumtif. Jika memungkinkan, hindari menambah utang baru yang tidak perlu. 

Selain itu, cobalah untuk bernegosiasi dengan kreditur jika mengalami kesulitan dalam pembayaran, agar dapat memperoleh opsi pembayaran yang lebih ringan.

3. Menjalani gaya hidup sesuai kemampuan

Salah satu kesalahan finansial yang sering dilakukan banyak orang adalah hidup di luar batas kemampuan. Menghabiskan lebih banyak dari yang dihasilkan akan menyebabkan ketidakseimbangan keuangan. 

Untuk menghindarinya, buatlah anggaran yang realistis dan patuhi pengeluaran yang sesuai dengan penghasilan anda. Hindari pembelian impulsif dan fokuslah pada kebutuhan dibandingkan keinginan.

4. Menambah sumber penghasilan

Bergantung pada satu sumber pendapatan bisa menjadi risiko besar dalam ekonomi yang tidak stabil. Oleh karena itu, cobalah mencari cara untuk menambah penghasilan, seperti menjalankan bisnis sampingan, berinvestasi, atau melakukan pekerjaan lepas. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore