Terdapat enam tanda-tanda pilar diktator. (freepik)
JawaPos.com - Fenomena sikap diktator bukan sekadar manifestasi seorang individu berkarakteristik unik.
Diktator merupakan produk dari interaksi kompleks antara psikopatologi personal dan dinamika sosio-politik yang kondusif.
Melansir Britannica, diktator merujuk pada bentuk sikap kekuasaan absolut yang terkonsentrasi di tangan satu orang atau kelompok kecil, tanpa adanya pembatasan konstitusional yang efektif.
Berbeda dengan penguasa otoriter lainnya, diktator cenderung menggunakan kekerasan, intimidasi, dan manipulasi untuk mempertahankan kekuasaannya.
Mereka sering membangun kultus terhadap individu, memanipulasi ideologi, dan menekankan perbedaan pendapat untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi kelanggengan rezim.
Maka dari itu, dilansir dari beberapa sumber, mari mengupas enam pilar utama yang menopang kekuasaan diktator, serta mengetahui cara mendeteksinya untuk mencegah kemunculan sosok yang otoriter.
Kultus Individu untuk Melegitimasi Kekuasaan
Kultus individu bukan sekadar upaya untuk menambah popularitas, melainkan strategi sistematis untuk mengonstruksi narasi pengultusan.
Dilansir dari kanal Youtube Jordan B Peterson, Walter Russell Mead, seorang profesor tata negara, narasi tersebut dapat dibangun melalui propaganda masif, simbol sakral, dan ritual publik.
Seorang diktator akan menciptakan ilusi kekuasaan yang melampaui batas rasionalitas.
Tujuannya adalah untuk menanamkan rasa takut dan kepatuhan absolut di kalangan rakyat, sekaligus mereduksi kapasitas kritis mereka.
Narsisme

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
