
Presiden Direktur PT SOF dan CEO OTO Group Victoria Rusna. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)
JawaPos.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi sebanyak 12,1 juta orang bakal mudik pada H-3 lebaran atau Jumat, 28 Maret 2025. Angka pergerakan masyarakat ini turun 4,7 juta orang dari sebelumnya yang diprediksi sebanyak 16,8 juta.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, penurunan ini disebabkan pemberlakukan Work From Anywhere (WFA) yang akan berlangsung sejak 24–27 Maret 2025. Sehingga membuat sebaran keberangkatan mudik tak terfokus pada tanggal 28 Maret 2025.
Dudy membeberkan, pergerakan masyarakat saat puncak mudik paling banyak menggunakan transportasi mobil pribadi. Yakni sebanyak 23 persen atau 33,69 juta orang.
Kemudian, disusul oleh bus sebanyak 16,9 persen atau 24,76 juta orang, kereta api 16,1 persen atau 23,58 juta orang, pesawat 13,5 persen atau 19,77 juta orang, serta sepeda motor 8,7 persen atau 12,74 juta orang.
Lantas, bagaimana tren pembiayaan mobil jelang lebaran 2025?
PT SMBC Indonesia melalui anak usahanya, PT Summit Oto Finance (SOF) atau Grup OTO, menyampaikan sepanjang tahun tren pembiayaan kendaraan roda empat jelang lebaran selalu meningkat.
Meskipun tak disebutkan persentasenya, Presiden Direktur PT SOF dan CEO OTO Group Victoria Rusna memastikan bahwa momen masyarakat jelang mudik lebaran adalah waktu di mana pihaknya menggenjot dan mengejar target yang ditetapkan di tiap tahunnya.
Victoria menilai, tren peningkatan pembiayaan mobil saat Ramadhan, sejalan dengan kebutuhan masyarakat yang akan melakukan mudik lebaran.
“Ini kalau sesuai tren, lebaran ini penjualan akan meningkat. Karena memang ini sudah tren bertahun tahun setiap menjelang lebaran, biasanya penjualan kendaraan bermotor akan naik,” kata Victoria dalam acara media briefing dan buka bersama PT SMBC Indonesia di Jakarta, Senin (10/3).
“Karena memang kebutuhan untuk mudik dan sebagainya itu akan meningkat,” sambungnya.
Kendati demikian, ia menyampaikan bahwa di sepanjang tahun 2024, pembiayaan mobil di OTO Grup tercatat stagnan dan cenderung menurun jika dibandingkan dengan tahun 2023.
Meski begitu, Victoria mengaku optimistis bahwa pihaknya akan kembali mencapai target dan meningkatkan tren pembiayaan di tahun ini. Salah satunya dengan memanfaatkan momentum Ramadhan dan Lebaran tahun ini.
“Kita sih akan optimis dan artinya kita tetap akan mengejar target yang sudah kita tentukan. Karena marketnya turun jadi artinya kita mesti kerja lebih keras, mencari alternatif pembiayaan lainnya,” imbuh Victoria.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
