
Ilustrasi wanita kesepian. (Freepik)
JawaPos.com – Kesepian bisa menjadi hal yang sulit diatasi, dan sering kali berkaitan dentang kesendirian secara fisik namun juga pemikiran beserta mental seseorang.
Menurut psikologi, ada kebiasaan tertentu yang tampaknya dimiliki oleh orang-orang yang sering mengalami kesepian. Mengidentifikasi perilaku ini dapat menjadi langkah awal untuk memahami dan mengatasi perasaan terisolasi.
Dilansir dari laman Hack Spirit, berikut 5 kebiasaan yang dilakukan seseorang dalam mengalami kesendirian hingga sering kali merasakan kesepian.
1. Sebagai ‘Lone Wolf’
Psikologi sering membicarakan tentang perilaku ‘Lone Wolf' atau serigala tunggal, dimana ada hubungan kuat antara perilaku seseorang yang sering mengalami kesendirian hingga perasaan kesepian kronis.
Istilah ‘Lone wolf’ merujuk pada seseorang yang lebih suka menyendiri, entah karena pilihan atau keadaan. Mereka cenderung mengisolasi diri dari orang lain, sering kali menghindari situasi dan pergaulan sosial.
Menjadi introvert atau menikmati waktu sendiri belum tentu hal yang buruk. Namun, jika menjadi kebiasaan, hal itu dapat menyebabkan perasaan kesepian dan terisolasi.
Kebiasaan ‘lone wolf’ bisa menjadi lingkaran setan. Semakin Anda mengisolasi diri, semakin Anda merasa kesepian.
Semakin Anda merasa kesepian, semakin Anda mengisolasi diri. Ini adalah pola yang sulit untuk dilepaskan, tetapi mengenalinya adalah langkah pertama menuju perubahan.
2. Selalu mencari validasi orang lain
Mencari validasi dari orang lain bisa jadi jalan yang licin. Wajar dan sehat untuk menginginkan kepastian atau persetujuan dari waktu ke waktu, tetapi jika itu menjadi kebutuhan yang terus-menerus, itu dapat menyebabkan perasaan kesepian.
Hal ini karena mengandalkan orang lain untuk mendapatkan harga diri dapat menciptakan ketergantungan emosional, yang dapat mengisolasi. Artinya, rasa harga diri Anda bergantung pada pendapat orang lain.
Orang yang sering mencari validasi dari orang lain menunjukkan tingkat kesepian yang lebih tinggi. Hal ini nampak terlihat bahwa semakin kita bergantung pada validasi eksternal, semakin kita merasa terisolasi.
Sangat penting untuk mengembangkan rasa harga diri yang kuat yang datang dari dalam, terlepas dari persetujuan atau ketidaksetujuan orang lain.
3. Menghindari pengalaman baru

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
