Salah satu kebiasaan yang bisa menjaga daya ingat tetap tajam adalah mengelola stres (freepik)
JawaPos.com – Otak kita seperti otot yang semakin sering kita gunakan dengan benar, semakin kuat juga kinerjanya. Namun, kebiasaan-kebiasaan tertentu yang buruk dapat membahayakan otak kita, sehingga mengurangi daya ingat dan kesehatan otak.
Dilansir dari Times of India, kebiasaan harian tertentu dapat perlahan-lahan melemahkan daya ingat dan kemampuan berpikir kita. Banyak orang sering melakukan hal ini setiap hari tanpa menyadari dampak buruknya bagi otak.
Jika kita kesulitan berkonsentrasi, sering melupakan hal-hal penting, atau merasa lelah mental, kebiasaan-kebiasaan ini mungkin penyebabnya. Berikut enam kebiasaan sehari-hari yang melemahkan daya ingat dan cara memperbaikinya.
Beberapa orang merasa bangga menjadi orang yang bisa mengerjakan banyak tugas sekaligus. Namun, tidak dengan otak mereka, karena mengerjakan banyak tugas sekaligus secara terus-menerus dapat membebani otak.
Ini membuat otak lebih sulit untuk mengingat informasi, karena kita terlalu banyak berbagi fokus, sehingga otak kita tidak memiliki kesempatan untuk memproses dan menyimpan informasi dengan benar.
Kurang berolahraga tidak hanya mempengaruhi kesehatan fisik, tetapi juga mempengaruhi daya ingat kita. Olahraga secara teratur dapat meningkatkan aliran otak, yang membantunya berfungsi secara efisien.
Selain itu, gaya hidup yang tidak banyak bergerak dapat memperlambat proses kognitif dan bahkan meningkatkan resiko kondisi yang berhubungan dengan daya ingat seperti demensia.
Dengan berjalan kaki saja selama 30 menit setiap hari atau beberapa latihan peregangan dapat meningkatkan kekuatan otak kita dan menjaga daya ingat kita tetap tajam.
Permainan otak adalah sebuah stimulasi yang baik bagi sistem kerja otak kita. Jika kita tidak menantang otak kita dengan teka teki atau aktivitas pemecahan masalah, otak akan menjadi malas.
Sama seperti otot yang melemah jika tidak dilatih, daya ingat kita dapat menurun jika tidak distimulasi secara teratur. Dengan bermain asah otak seperti teka-teki silang atau mencoba hobi baru, dapat membuat otak kita tetap aktif dan meningkatkan daya ingat.
Bermain ponsel tanpa henti, entah melihat sosial media, menonton video, atau terlalu bergantung pada ponsel dapat membuat otak kita lambat. Masuknya informasi secara terus-menerus dapat membebani pikiran kita, sehingga sulit untuk fokus dan mengingat.
Selain itu, menatap ponsel terlalu lama dapat mengurangi kemampuan berpikir mendalam dan melemahkan kemampuan otak untuk menyimpan informasi. Cobalah untuk menetapkan batas waktu menggunakan ponsel dan mengistirahatkan otak.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
