Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 5 Maret 2025 | 00.12 WIB

Psikologi Pola Asuh: Anak Perempuan yang Tidak Dekat dengan Ayahnya akan Menampilkan 8 Sifat ini Saat Dewasa

Anak Perempuan yang Tidak Dekat dengan Ayahnya akan Menampilkan 8 Sifat ini Saat Dewasa - Image

Anak Perempuan yang Tidak Dekat dengan Ayahnya akan Menampilkan 8 Sifat ini Saat Dewasa

JawaPos.com - Hubungan antara ayah dan anak perempuan sering kali menjadi fondasi penting dalam pembentukan karakter dan kepercayaan diri seseorang.

Anak perempuan yang tidak dekat dengan ayah bisa mengalami berbagai dampak psikologis yang memengaruhi cara mereka melihat diri sendiri, menjalin hubungan, hingga mengambil keputusan dalam hidup.

Dari sudut pandang parenting psikolog, seorang ayah bukan hanya sosok pemberi nafkah, tetapi juga figur yang memberi rasa aman dan kasih sayang tanpa syarat. Ketidakhadiran emosional atau fisik seorang ayah dapat membentuk pola tertentu yang terbawa hingga dewasa.

Dilansir dari laman Hack Spirit pada Selasa (4/3) berikut adalah delapan sifat saat dewasa yang sering muncul pada anak perempuan yang mengalami kondisi ini.

1. Harga Diri yang Rendah

Seorang ayah berperan besar dalam membentuk kepercayaan diri anak perempuannya. Jika sejak kecil ia kurang mendapatkan validasi, dukungan, atau perhatian dari ayahnya.

Inilah yang kemudian membuat ia mungkin tumbuh dengan perasaan tidak cukup baik atau tidak berharga. Hal ini bisa tercermin dalam cara dia memperlakukan dirinya sendiri, mulai dari kurang percaya diri dalam pekerjaan, merasa tidak pantas dicintai, hingga sulit menerima pujian.

2. Trust Issue

Salah satu dampak paling umum dari anak perempuan yang tidak dekat dengan ayah adalah sulitnya mempercayai orang lain, terutama dalam hubungan romantis.

Ayah yang sering mengabaikan, ingkar janji, atau bahkan tidak hadir dalam kehidupan anak bisa membuatnya tumbuh dengan perasaan bahwa orang-orang terdekat tidak bisa dipercaya. Akibatnya, ia mungkin merasa curiga berlebihan terhadap pasangan atau memiliki ketakutan besar untuk dikhianati.

3. Mengembangkan Kemandirian yang Berlebihan

Sebagian anak perempuan yang tumbuh tanpa dukungan ayah belajar untuk menjadi terlalu mandiri. Mereka terbiasa mengandalkan diri sendiri dalam segala hal dan sulit meminta bantuan.

Meskipun kemandirian itu baik, namun dalam beberapa kasus, mereka bisa menolak bantuan bahkan ketika mereka benar-benar membutuhkannya, hanya karena tidak ingin terlihat lemah atau bergantung pada orang lain.

4. Mudah Tertarik dengan Pasangan yang Tidak Hadir Secara Emosional

Dinamika yang dialami saat kecil sering kali tercermin dalam hubungan romantis di masa depan. Anak perempuan yang tidak mendapatkan kasih sayang dari ayahnya bisa tanpa sadar mencari pasangan yang juga sulit terhubung secara emosional.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore