Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 27 Februari 2026 | 03.21 WIB

9 Nasihat dari Orang-Orang yang Benar-Benar Berdamai dengan Hidup Mereka Menurut Psikologi

seseorang yang berdamai dengan hidup./Freepik/Wavebreak Media

JawaPos.com - Ada orang-orang yang hidupnya tidak selalu mudah, tetapi wajah mereka tetap tenang.

Mereka tidak selalu punya segalanya, tetapi hati mereka terasa cukup. Mereka bukan tanpa masalah—mereka hanya sudah berdamai dengan hidupnya.

Dalam psikologi, kondisi ini sering dikaitkan dengan konsep psychological well-being yang dipopulerkan oleh Carol Dweck dan juga dikembangkan dalam teori kesejahteraan psikologis oleh Carol Ryff.

Selain itu, pendekatan positive psychology dari Martin Seligman juga menjelaskan bahwa kebahagiaan bukan sekadar emosi sesaat, melainkan hasil dari makna, relasi, dan penerimaan diri.

Dilansir dari Silicon Canals pada Rabu (25/2), berdasarkan berbagai penelitian psikologi, terdapat 9 nasihat yang hampir selalu muncul dari orang-orang yang benar-benar berdamai dengan hidup mereka.

1. “Terima kenyataan, tapi jangan berhenti bertumbuh.”

Orang yang damai bukan berarti pasrah tanpa usaha. Mereka menerima apa yang tidak bisa diubah, tetapi tetap memperbaiki apa yang bisa mereka kendalikan.

Dalam psikologi, ini dikenal sebagai radical acceptance—konsep yang banyak dibahas dalam terapi perilaku dialektis. Penerimaan bukan menyerah, melainkan berhenti melawan realitas agar energi bisa digunakan untuk bertindak.

Mereka tidak berkata, “Kenapa ini terjadi padaku?”
Mereka berkata, “Ini terjadi. Sekarang aku mau melakukan apa?”

Baca Juga: Virgoun dan Lindi Fitriyana Resmi Menikah, Tampak Serasi di Hari Pernikahan

2. “Tidak semua hal harus dimenangkan.”

Orang yang belum berdamai cenderung ingin selalu benar. Orang yang sudah damai lebih memilih hubungan daripada ego.

Psikologi hubungan menunjukkan bahwa kebutuhan untuk selalu menang sering berasal dari rasa tidak aman. Sebaliknya, kedewasaan emosional membuat seseorang mampu berkata, “Kali ini aku mengalah, bukan karena aku salah, tapi karena ini tidak sepenting itu.”

Damai sering kali lahir dari kemampuan memilih pertempuran.

3. “Harga diriku tidak ditentukan oleh pencapaian.”

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore