seseorang yang sering disuruh jangan menangis sejak kecil
JawaPos.com - Banyak dari kita tumbuh dengan kalimat seperti, “Sudah, jangan menangis.” atau “Anak kuat tidak cengeng.” Sekilas terdengar sepele. Niatnya sering kali baik—orang tua ingin anaknya tangguh. Namun menurut berbagai temuan dalam psikologi perkembangan dan teori keterikatan yang dipopulerkan oleh John Bowlby, cara orang dewasa merespons emosi anak sangat memengaruhi pola emosional mereka hingga dewasa.
Ketika seorang anak berulang kali diberi pesan bahwa menangis itu salah, lemah, atau memalukan, ia belajar satu hal penting: emosinya tidak aman untuk ditunjukkan.
Dilansir dari Expert Editor pada Jumat (20/2), terdapat beberapa dekade kemudian, pola ini sering muncul dalam bentuk perilaku-perilaku tertentu. Berikut tujuh di antaranya menurut perspektif psikologi.
1. Sulit Mengidentifikasi dan Mengekspresikan Emosi
Anak yang terus-menerus ditekan emosinya cenderung tumbuh menjadi orang dewasa yang kesulitan mengenali apa yang sebenarnya mereka rasakan. Dalam psikologi, kondisi ini sering dikaitkan dengan alexithymia—kesulitan memahami dan mengungkapkan emosi.
Mereka mungkin berkata, “Aku baik-baik saja,” padahal sebenarnya sedang sedih, kecewa, atau marah. Karena sejak kecil emosi tidak divalidasi, mereka tidak pernah benar-benar belajar bahasa emosi.
2. Terlihat Kuat, Tapi Sebenarnya Menahan Banyak Hal
Secara luar, mereka tampak tangguh. Jarang menangis. Jarang mengeluh. Selalu terlihat stabil.
Namun sering kali, kekuatan ini adalah hasil dari penekanan, bukan pengolahan emosi. Psikoanalis seperti Sigmund Freud menyebut mekanisme ini sebagai repression (represi)—emosi ditekan ke alam bawah sadar, bukan diselesaikan.
Masalahnya, emosi yang ditekan tidak hilang. Ia hanya menunggu cara lain untuk keluar—kadang dalam bentuk stres kronis atau ledakan emosi yang tak terduga.
3. Tidak Nyaman dengan Emosi Orang Lain
Menariknya, bukan hanya emosi diri sendiri yang terasa sulit—emosi orang lain pun sering membuat mereka tidak nyaman.
Ketika pasangan atau teman menangis, respons yang muncul bisa berupa:
Memberi solusi cepat tanpa empati
Mengalihkan topik

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
