Ilustrasi seseorang yang merasa tidak percaya diri saat melihat unggahan media sosial yang menampilkan standar kecantikan tidak realistis./(Freepik/stockking)
JawaPos.com — Media sosial seharusnya menjadi ruang berbagi pengalaman, kreativitas, dan koneksi antarmanusia.
Namun seiring berkembangnya fitur visual dan algoritma rekomendasi, platform-platform ini justru mengubah cara otak kita memproses citra diri.
Banyak orang mulai merasa kurang menarik, merasa ‘tidak cukup’, dan terjebak dalam perbandingan tanpa akhir. Fenomena ini bukan sekadar persoalan estetika, tetapi masalah psikologis yang serius.
Secara tidak sadar, standar kecantikan digital yang terus muncul di beranda kita membentuk ulang preferensi visual.
Filter, iklan, dan konten ‘sempurna’ membuat otak kita menganggap citra tersebut sebagai referensi kecantikan yang ideal.
Baca Juga: 4 Zodiak Paling Low Maintenance Soal Cinta, Justru Tertarik Saat Menikmati Hal-Hal yang Sederhana
Ketika wajah dan tubuh asli tidak sesuai dengan standar digital itu, rasa tidak puas pun muncul dengan cepat. Inilah titik di mana media sosial mulai memengaruhi kesehatan mental.
Dilansir dari YouTube Psych2Go, Selasa (9/12), berikut lima penjelasan psikologis yang menjelaskan bagaimana media sosial membentuk persepsi kecantikan kita dan membuat banyak orang merasa jelek meski tidak ada yang salah dengan diri mereka.
1. Filter Membentuk Realitas Palsu yang Dianggap Otak sebagai Standar Baru
Psych2Go menjelaskan bahwa filter kecantikan berperan besar dalam menciptakan standar visual yang tidak realistis.
Filter membuat kulit tampak sempurna, hidung lebih kecil, mata lebih lebar, dan wajah lebih simetris—fitur yang jarang ditemui dalam kehidupan nyata.
Ketika otak terus-menerus melihat versi ‘sempurna’ ini, muncul bias kognitif yang membuat wajah asli tampak kurang menarik.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
