Ilustrasi: Wanita di depan laptop. (Pexels)
JawaPos.com – Banyak orang bekerja keras setiap hari, merasa sibuk dan produktif, tetapi tetap merasa bahwa kemajuan mereka stagnan. Ternyata, bukan sekadar jumlah jam kerja yang menentukan hasil, melainkan bagaimana energi, fokus, dan perhatian digunakan.
Kebiasaan sehari-hari yang tampak sepele sering kali diam-diam merusak produktivitas, menguras konsentrasi, dan bahkan menekan potensi penghasilan secara signifikan.
Melansir dari laman The Expert Editor, Rabu (12/11), dalam artikel ini akan membahas 7 kebiasaan sehari-hari yang terbukti mengurangi fokus dan produktivitas menurut penelitian.
Baca Juga: 7 Kebiasaan Harian yang Membuat Tubuh Anda Menanggung Stres Berat Tanpa Disadari, Apa Saja?
Banyak orang masih salah memahami konsep multitasking. Berdasarkan penelitian pada tahun 2006, bekerja pada banyak tugas sekaligus justru dapat menurunkan produktivitas hingga 40 persen dibandingkan jika seseorang fokus pada satu pekerjaan dalam satu waktu.
Hal ini terjadi karena otak manusia tidak benar-benar mampu melakukan banyak hal bersamaan, melainkan terus berpindah dari satu tugas ke tugas lain yang akhirnya menguras energi dan konsentrasi.
Dengan berfokus pada satu hal hingga selesai, kualitas dan kecepatan kerja dapat meningkat, bahkan memberikan hasil yang lebih bernilai dibandingkan saat mencoba melakukan banyak hal sekaligus.
Salah satu kebiasaan yang tampak produktif tetapi sebenarnya merusak fokus adalah bekerja tanpa henti.
Berdasarkan penelitian pada tahun 2024, karyawan dengan kinerja paling tinggi ternyata bekerja dalam sesi fokus selama sekitar 52 menit, kemudian beristirahat selama 17 menit. Kunci dari kebiasaan ini adalah istirahat yang bersifat strategis, bukan sekadar berhenti sejenak untuk memeriksa ponsel.
Istirahat yang efektif berarti benar-benar menjauh dari pekerjaan, bergerak, atau melakukan aktivitas ringan yang memberi kesempatan otak untuk pulih.
Banyak orang tidak menyadari bahwa kebiasaan memeriksa ponsel segera setelah bangun tidur sebenarnya merusak fokus.
Mengutip dari Cal Newport, ponsel pintar telah menciptakan era di mana otak dapat dengan mudah mengalihkan perhatian dari rasa bosan sekecil apa pun, sehingga memulai pagi dengan cara ini melatih otak untuk menghindari kebosanan.
Padahal, pekerjaan yang membutuhkan fokus mendalam cenderung membosankan karena hanya berpusat pada satu hal, dan jika otak terbiasa menghindari kebosanan, kemampuan untuk fokus akan menurun.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
