
Ilustrasi seseorang berjalan di tepi pantai dengan tersenyum./Freepik
JawaPos.com - Perubahan adalah satu-satunya hal yang pasti terjadi dalam hidup, namun banyak orang justru melawannya habis-habisan.
Meskipun mencari kenyamanan dalam rutinitas adalah hal yang wajar, penolakan yang keras terhadap perubahan ternyata berdampak buruk pada perasaan bahagia. Ironisnya, perjuangan melawan perubahan itu sendiri yang justru menjauhkan kita dari kebahagiaan sejati.
Menurut ilmu psikologi, orang-orang yang menolak perubahan cenderung paling kesulitan dalam meraih kebahagiaan, melansir dari Geediting.com Senin (10/11).
Perlawanan ini sering berakar dari rasa takut akan hal yang belum diketahui atau kenyamanan akan hal yang sudah akrab. Mengatasi kecenderungan ini merupakan langkah krusial untuk membuka diri terhadap potensi kegembiraan yang lebih besar.
1. Rasa Takut pada Hal yang Tidak Diketahui
Rasa takut akan hal yang baru sering kali menjadi akar dari penolakan terhadap perubahan. Seseorang lebih memilih zona nyaman yang sudah familiar, meskipun kondisi saat ini tidak lagi ideal. Ketidakpastian adalah sesuatu yang membuat mereka enggan melangkah maju.
2. Kesulitan Melepaskan Hal Lama
Kesulitan melepaskan hal-hal yang sudah berlalu membuat mereka terjebak dalam masa lalu yang aman. Hal ini mencegah mereka untuk menerima pengalaman baru. Berpegangan pada masa lalu hanya akan merampas kebahagiaan yang dapat diperoleh di masa sekarang.
3. Terperangkap dalam Zona Nyaman
Ketika seseorang dengan keras mempertahankan rutinitas lama, mereka membatasi diri pada apa yang sudah diketahui saja. Hal ini menghilangkan peluang untuk menemukan pengalaman baru yang berpotensi memperkaya hidup. Mereka melewatkan kesempatan untuk pertumbuhan pribadi.
4. Melewatkan Pengalaman Baru yang Berharga
Penolakan terhadap perubahan secara esensial membuat seseorang menutup mata terhadap peluang kehidupan yang beragam. Peluang ini sebetulnya bisa menjadi sumber pertumbuhan, pembelajaran, dan kebahagiaan yang mendalam. Kebahagiaan hidup itu adaptif, artinya ia bisa ditemukan dalam berbagai kondisi baru.
5. Menghambat Pertumbuhan Pribadi
Perubahan, dengan segala ketidaknyamanan dan tantangannya, adalah inti dari perjalanan hidup dan perkembangan pribadi. Melawan perubahan sama dengan melawan esensi dari kehidupan itu sendiri. Sikap menolak akan menghentikan perkembangan diri.
6. Hidup dalam Mode Otomatis

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
