Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 26 Oktober 2025 | 22.15 WIB

8 Ungkapan Harian yang Digunakan Orang Ber-EQ Tinggi untuk Membangun Hubungan Lebih Kuat

Ilustrasi wanita tersenyum di rumah./Freepik. - Image

Ilustrasi wanita tersenyum di rumah./Freepik.

JawaPos.com - Terdapat perbedaan signifikan antara bahasa sehari-hari yang umum dan frasa yang digunakan oleh individu dengan kecerdasan emosional (EQ) tinggi.

Orang yang cerdas secara emosional sangat piawai dalam meningkatkan interaksi sosial, membentuk koneksi yang lebih mendalam, dan menavigasi situasi rumit dengan anggun, melansir dari Global English Editing Minggu (26/10).

Mereka secara rutin menggunakan beberapa ungkapan tertentu dalam percakapan harian yang seringkali terlewatkan oleh kebanyakan orang lain.

Ungkapan sederhana ini dapat menjadi kunci untuk mengubah cara Anda berbicara dan berinteraksi dalam berbagai hubungan pribadi maupun profesional.

1. “Saya mengerti perasaan Anda…”

Satu di antara kualitas paling mencolok dari mereka yang memiliki EQ tinggi adalah kemampuan mereka untuk berempati. Empati bukan hanya tentang memahami perasaan seseorang, tetapi juga tentang bagaimana mengomunikasikan pemahaman tersebut dengan jelas kepada lawan bicara Anda. Frasa ini meyakinkan orang lain bahwa emosi mereka divalidasi dan diakui sepenuhnya oleh Anda. Ingatlah untuk menggunakan frasa ini secara jujur dan tulus agar tidak menimbulkan kesan palsu yang justru merusak hubungan.

2. “Itu poin yang bagus.”

Mengakui sudut pandang atau ide orang lain bukan hanya perilaku sopan, tetapi juga menjadi tanda kecerdasan emosional yang tinggi. Ungkapan ini menunjukkan bahwa Anda benar-benar mendengarkan dan menghargai masukan yang diberikan oleh lawan bicara Anda. Anda tidak perlu sepenuhnya setuju dengan sudut pandangnya, namun menunjukkan rasa hormat sudah menjadi kunci utama di sini. Mengakui poin orang lain dapat mengubah argumen panas menjadi percakapan yang lebih konstruktif dan menyenangkan bagi kedua belah pihak.

3. “Bantu saya untuk memahami…”

Frasa ini sangat kuat karena memberi ruang bagi orang lain untuk mengekspresikan pikiran dan perasaan mereka secara lebih jelas. Ungkapan ini menunjukkan ketertarikan Anda yang tulus untuk memahami perspektif mereka, bukan sekadar menunggu giliran untuk berbicara. Dalam negosiasi, frasa ini populer karena mendorong kerja sama dan saling menghormati, lalu cenderung mencapai hasil yang lebih baik. Jangan ragu menggunakan frasa ini saat percakapan mulai tidak jelas, sebab ini bisa membuat perbedaan besar dalam kesepakatan.

4. “Saya mungkin salah, tapi…”

Kecerdasan emosional yang tinggi seringkali datang bersama kerendahan hati yang mendalam dan tulus. Individu ber-EQ tinggi memahami bahwa mereka tidak memiliki semua jawaban yang dibutuhkan, dan mereka terbuka untuk dikoreksi. Ungkapan ini membantu menyampaikan sudut pandang Anda dengan cara yang tidak mengancam, menunjukkan bahwa Anda terbuka untuk diskusi sehat. Anda menciptakan ruang untuk dialog alih-alih konfrontasi saat menggunakan frasa ini, tanpa menyinggung perasaan siapa pun.

5. “Saya menghargai Anda…”

Ungkapan sederhana namun kuat ini sering terlewatkan, padahal dapat membangun hubungan yang kuat dan langgeng. Mengekspresikan penghargaan tulus membuat orang lain merasa dihargai dan memperkuat perilaku positif mereka dalam interaksi sosial. Mengucapkan frasa ini, baik kepada kolega, teman, atau pasangan, menyampaikan rasa terima kasih Anda yang tulus. Semua orang ingin merasa dihargai, jadi jangan ragu menggunakannya saat seseorang berkontribusi positif dalam hidup Anda.

6. “Maaf, saya membuat kesalahan.”

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore