Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Oktober 2025 | 13.37 WIB

Apa itu Female Bullying dan Ciri-Cirinya, Apakah Kamu Pernah Mengalaminya?

Apa itu Female Bullying dan Ciri-Cirinya, Apakah Kamu Pernah Mengalaminya? (Freepik)

JawaPos.com - Apakah bullying memiliki perbedaan antara laki-laki dan perempuan? Banyak yang menganggap bahwa bentuk perundungan bersifat universal atau sama saja antara laki-laki dan perempuan, namun kenyataannya, gender memiliki peran besar dalam bentuk dan cara bullying itu terjadi. 

Pada salah satu video di kanal Youtube psikologi populer yakni Psych2go dijelaskan bahwa, jika laki-laki cenderung menunjukkan perilaku agresif secara fisik, maka bulyling yang dilakukan perempuan atau female bullying sering kali berlangsung secara halus dan tidak langsung. 

Female bulying, bentuknya lebih pasif, penuh manipulasi, dan sulit dideteksi. Meski tidak selalu tampak, dampaknya bisa sangat merusak mental korban dalam jangka panjang loh! Berikut penjelasan lengkapnya, baca sampai habis ya!

1. Social Exclusion (Pengucilan Sosial)

Ini merupakan bentuk paling umum dari female bullying. Pelaku berusaha mengasingkan korban dari lingkaran sosialnya melalui gosip, fitnah, atau menjelek-jelekkan di belakang.

Taktik ini efektif karena perempuan pada dasarnya lebih sensitif terhadap penerimaan sosial. 

Menurut penelitian Dr. Tracy Vaillancourt dari University of Ottawa, bentuk bulying ini tidak bisa menjadi cara ampuh untuk “menghilangkan” kompetitor dan mempertahankan status sosial pelaku.

Itulah mengapa pengucilan sosial menjadi strategi utama dalam perundungan antarperempuan, baik di sekolah, tempat kerja, maupun lingkungan sosial lainnya.

2. Passive Aggression (Sindiran Halus)

Komentar seperti “Wah, bajumu bagus, cocok banget buat bentuk badanmu,” mungkin terdengar seperti pujian, padahal menyimpan sindiran halus.

Perilaku pasif-agresif ini adalah bentuk serangan tersembunyi yang membingungkan korban. 

Karena tidak terlihat seperti serangan langsung, sulit bagi korban untuk membuktikan bahwa dirinya sedang dirundung.

Psikiater dan kreator kanal Healthy Gamer, Dr. K, menjelaskan bahwa perempuan cenderung memilih cara ini  karena lebih aman dari kemungkinan balasan atau hukuman sosial.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore