Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 6 Oktober 2025 | 20.36 WIB

7 Kebiasaan Utama yang Meramalkan Kesuksesan atau Penderitaan Pascapensiun

Ilustrasi seorang pria paruh baya yang tersenyum saat melakukan hobi baru, mencerminkan kebahagiaan dan keterlibatan hidup pascapensiun./Freepik - Image

Ilustrasi seorang pria paruh baya yang tersenyum saat melakukan hobi baru, mencerminkan kebahagiaan dan keterlibatan hidup pascapensiun./Freepik

JawaPos.com - Masa pensiun adalah transisi besar yang sering membawa kebebasan sekaligus tantangan yang tidak terduga.

Keberhasilan menikmati periode kehidupan baru ini sangat bergantung pada kebiasaan yang sudah dibangun jauh sebelumnya.

Kebiasaan ini adalah prediktor kuat apakah seseorang akan berkembang atau justru menderita.

Melansir dari Geediting.com Jumat (3/10), kebiasaan-kebiasaan ini sering kali tampak sepele saat usia 40-an atau 50-an, tetapi menjadi penentu utama di usia 70-an.

Para pensiunan yang paling menderita hanya tertarik pada urusan kariernya. Mari kita pahami tujuh kebiasaan yang dapat menjadi pembeda krusial tersebut.

1. Kembangkan Rasa Ingin Tahu di Luar Karier

Pensiunan yang paling menderita hanya ingin tahu tentang pekerjaan mereka saja. Begitu karier berakhir, dunia mereka menyempit menjadi keluhan cuaca dan kunjungan dokter. Mereka yang berhasil tetap tajam dengan membaca atau menjelajahi hal yang tidak relevan dengan pekerjaan.

2. Jaga Pertemanan Antargenerasi

Orang-orang yang hidupnya hancur hanya berbicara dengan sesama pensiunan saja. Dunia mereka mengecil menjadi perbandingan obat dan pembaruan tentang cucu. Mereka yang tetap berkembang menjaga pertemanan dengan berbagai usia.

3. Biasakan Menerima Ketidakmampuan

Kebiasaan ini melatih kontribusi yang tidak terukur dan tanpa pamrih sedikit pun. Ini sangat penting saat "papan skor" profesional Anda sudah padam. Mulailah hobi baru yang Anda kuasai dengan buruk, seperti mengambil kelas keramik atau melukis.

4. Ciptakan Struktur Sendiri

Pensiun bukanlah tentang berhenti bekerja, tetapi melanjutkan hidup tanpa struktur yang diberikan pekerjaan. Mereka yang berkembang telah melatih diri menciptakan jadwal dan tujuan yang tidak dipaksakan oleh orang lain. Pikirkanlah tentang apa yang akan Anda lakukan setiap hari saat tidak ada atasan yang mengawasi.

5. Kuasai Seni Menyendiri (Tanpa Kesepian)

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore