
Ilustrasi seorang pria paruh baya yang tersenyum saat melakukan hobi baru, mencerminkan kebahagiaan dan keterlibatan hidup pascapensiun./Freepik
JawaPos.com - Masa pensiun adalah transisi besar yang sering membawa kebebasan sekaligus tantangan yang tidak terduga.
Keberhasilan menikmati periode kehidupan baru ini sangat bergantung pada kebiasaan yang sudah dibangun jauh sebelumnya.
Kebiasaan ini adalah prediktor kuat apakah seseorang akan berkembang atau justru menderita.
Melansir dari Geediting.com Jumat (3/10), kebiasaan-kebiasaan ini sering kali tampak sepele saat usia 40-an atau 50-an, tetapi menjadi penentu utama di usia 70-an.
Para pensiunan yang paling menderita hanya tertarik pada urusan kariernya. Mari kita pahami tujuh kebiasaan yang dapat menjadi pembeda krusial tersebut.
1. Kembangkan Rasa Ingin Tahu di Luar Karier
Pensiunan yang paling menderita hanya ingin tahu tentang pekerjaan mereka saja. Begitu karier berakhir, dunia mereka menyempit menjadi keluhan cuaca dan kunjungan dokter. Mereka yang berhasil tetap tajam dengan membaca atau menjelajahi hal yang tidak relevan dengan pekerjaan.
2. Jaga Pertemanan Antargenerasi
Orang-orang yang hidupnya hancur hanya berbicara dengan sesama pensiunan saja. Dunia mereka mengecil menjadi perbandingan obat dan pembaruan tentang cucu. Mereka yang tetap berkembang menjaga pertemanan dengan berbagai usia.
3. Biasakan Menerima Ketidakmampuan
Kebiasaan ini melatih kontribusi yang tidak terukur dan tanpa pamrih sedikit pun. Ini sangat penting saat "papan skor" profesional Anda sudah padam. Mulailah hobi baru yang Anda kuasai dengan buruk, seperti mengambil kelas keramik atau melukis.
4. Ciptakan Struktur Sendiri
Pensiun bukanlah tentang berhenti bekerja, tetapi melanjutkan hidup tanpa struktur yang diberikan pekerjaan. Mereka yang berkembang telah melatih diri menciptakan jadwal dan tujuan yang tidak dipaksakan oleh orang lain. Pikirkanlah tentang apa yang akan Anda lakukan setiap hari saat tidak ada atasan yang mengawasi.
5. Kuasai Seni Menyendiri (Tanpa Kesepian)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022