Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 27 September 2025 | 16.25 WIB

8 Kebiasaan Orang yang Hanya Memberi Upaya Minimal dalam Hubungan Asmara

Ilustrasi sepasang kekasih yang duduk berjauhan di sofa, salah satunya sibuk dengan ponsel, menunjukkan jarak emosional dan kurangnya perhatian./Freepik - Image

Ilustrasi sepasang kekasih yang duduk berjauhan di sofa, salah satunya sibuk dengan ponsel, menunjukkan jarak emosional dan kurangnya perhatian./Freepik

JawaPos.com - Hubungan yang sehat memerlukan investasi waktu, energi, dan emosi yang setara dari kedua belah pihak. Sayangnya, ada saja individu yang hanya memberikan upaya minimal dalam kemitraan. Sikap ini terlihat jelas oleh pasangan mereka.

Melansir dari Geediting.com Sabtu (27/9), sikap kurang partisipasi dan keengganan untuk berkembang ini terwujud dalam beberapa kebiasaan.

Mengenali delapan kebiasaan ini dapat membantu Anda menilai kembali komitmen pasangan. Mari kita cermati delapan kebiasaan tersebut yang sering muncul.

1. Memprioritaskan Kebutuhan Diri Sendiri

Individu ini selalu mengutamakan kepentingan pribadi dan sering enggan untuk berkompromi dalam banyak hal. Mereka kurang memiliki kemauan untuk berkorban bagi kebahagiaan bersama dalam hubungan. Ini menunjukkan kurangnya kemauan untuk saling mengalah.

2. Menghindari Percakapan Mendalam

Mereka merasa nyaman hanya berinteraksi di tingkat permukaan dan tidak mau membahas masalah sensitif. Orang-orang ini menghindari keintiman emosional dan percakapan yang dapat memicu pertumbuhan bersama. Ini merupakan tanda keengganan untuk berubah.

3. Jarang Sekali Menunjukkan Apresiasi

Mereka cenderung menganggap remeh upaya pasangan dan jarang mengucapkan terima kasih atas hal-hal kecil. Kurangnya rasa syukur ini dapat membuat pasangan merasa tidak dihargai dan diabaikan. Ini merupakan hal yang krusial untuk hubungan yang seimbang.

4. Menghindari Tanggung Jawab

Satu di antara kebiasaan yang terlihat jelas, mereka akan menghindari akuntabilitas atas tindakan dan kesalahan mereka. Mereka mungkin mencari kambing hitam atau lari dari situasi yang menuntut mereka untuk bertanggung jawab. Hal ini membuat pasangan merasa kewalahan.

5. Bersikap Acuh Tak Acuh pada Perasaan Pasangan

Mereka tidak menunjukkan minat yang tulus atau dukungan emosional saat pasangan sedang berjuang. Orang-orang ini mungkin menepis kekhawatiran pasangan dan tidak berusaha untuk memahami emosi mereka. Sikap tidak peduli ini merusak fondasi hubungan.

6. Selalu Terlalu Sibuk untuk Berdua

Hubungan mereka selalu ditempatkan di posisi terakhir, karena ada saja hal lain yang dianggap lebih penting. Waktu berkualitas bersama jarang terjadi, dan pikiran mereka sering berkelana kemana-mana. Kualitas waktu sangat penting agar hubungan dapat berkembang.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore