
Ilustrasi seseorang merasa kesepian karena social withdrawal.
JawaPos.com – Mengapa ada orang yang malas berinteraksi?
Hal ini kerap menjadi pertanyaan ketika kita melihat teman, saudara, atau bahkan diri sendiri lebih memilih menyendiri ketimbang terlibat dalam percakapan sosial.
Fenomena ini bukan sekadar “introvert” atau tidak suka keramaian, melainkan bisa terkait dengan kondisi psikologis yang lebih dalam, yang dalam istilah psikologi dikenal sebagai social withdrawal.
Riset terbaru di Seoul menemukan bahwa isolasi sosial yang berlangsung selama tiga tahun atau lebih berhubungan signifikan dengan risiko gejala depresi, terutama pada perempuan, dengan odds ratio (OR) mencapai 6,04.
Artinya, mereka yang mengalami social withdrawal berkepanjangan enam kali lebih berisiko mengalami depresi dibandingkan yang tidak.
Secara umum, prevalensi perilaku penarikan diri sosial ini diperkirakan sekitar 3,2% di populasi, dengan laki-laki menunjukkan angka lebih tinggi (7,0%) dibandingkan perempuan (2,3%).
Data ini memberi gambaran bahwa social withdrawal bukan fenomena sepele, melainkan persoalan kesehatan mental yang nyata dan perlu mendapat perhatian serius.
Nah agar kita lebih awas terhadap gejala ini, simak penjelasan berikut yang dilansir dari Verywell Mind dan Nurseline Community Service.
Fenomena social withdrawal atau penarikan diri dari interaksi sosial sering kali muncul perlahan.
Awalnya terlihat seperti kebutuhan untuk “me time”, tapi lama-lama bisa berkembang menjadi kebiasaan yang berdampak serius pada kesehatan mental.
Agar tidak salah menilai, penting untuk memahami tanda-tanda awalnya.
Salah satu tanda paling jelas adalah berkurangnya interaksi sosial terhadap teman atau bahkan keluarga.
Orang yang mengalami social withdrawal cenderung menolak undangan, sering membatalkan rencana, atau berhenti terlibat dalam kegiatan komunitas.

Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Harry Kane Cs Diprediksi Menang, Tapi Laga Berjalan Alot
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026: El Tri Difavoritkan Lolos ke 16 Besar!
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Prediksi Susunan Pemain Timnas Prancis vs Swedia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Adrien Rabiot Waspadai Lini Serang Lawan
