
Ilustrasi otrovert./Freepik.
JawaPos.com – Apa itu otrovert? Berasal dari kata “otro” dalam bahasa Spanyol yang berarti “lain” atau “yang berbeda”, otrovert dianggap sebagai tipe kepribadian baru di luar kerangka klasik introvert dan ekstrovert.
Tidak seperti introvert yang cenderung mengisi energi dari kesendirian, atau ekstrovert yang mendapat energi dari interaksi sosial, otrovert memiliki pola yang berbeda.
Mereka tidak merasa harus berafiliasi kuat dengan kelompok mana pun.
Sebaliknya, mereka justru menemukan kenyamanan dalam menjadi pemikir independen, pengamat yang tenang, serta pribadi yang lebih menghargai hubungan mendalam satu lawan satu dibandingkan obrolan ringan dalam keramaian.
Menurut Dr. Kaminski, otrovert umumnya sopan, lembut, dan sering terlihat membantu, namun tidak begitu tertarik pada percakapan basa-basi atau tren populer.
Mereka lebih memilih menjaga orisinalitas diri ketimbang mencari validasi sosial.
Karena itu, otrovert kerap dipandang sebagai sosok “orang luar” atau pemikir bebas yang menjaga jarak dari arus utama, bahkan terkadang dianggap konvensional maupun kontroversial.
Apakah kalian termasuk di kategori kepribadian yang satu ini? Simak penjelasan berikut yang dilansir dari The Othernes Institute.
1. Memilih Kedalaman: Hubungan Satu-lawan-Satu Lebih Bermakna
Salah satu ciri paling menonjol dari otrovert adalah preferensi mereka terhadap relasi personal yang mendalam.
Mereka bisa dengan mudah menyelami pikiran orang lain secara individual, bahkan dalam pertemuan singkat.
Namun, hal yang sama tidak berlaku ketika harus memahami cara berpikir kelompok. Norma sosial, tradisi, atau sentimen kolektif terasa asing bagi mereka.
Alih-alih mencari banyak teman, otrovert lebih memilih persahabatan berkualitas.
