Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 19 September 2025 | 08.00 WIB

9 Hal yang Mungkin Anda Ucapkan dan Membuat Terlihat Kurang Cerdas Tanpa Sadar

Ilustrasi seseorang yang sedang berbicara./Freepik - Image

Ilustrasi seseorang yang sedang berbicara./Freepik

JawaPos.com - Terkadang, meskipun kita sangat cerdas dan berpengetahuan luas, pilihan kata-kata kita bisa merusak citra.

Kebiasaan berbicara yang buruk dapat tanpa disadari membuat kita terdengar kurang cerdas dari yang sebenarnya. Ini adalah sesuatu yang harus dihindari oleh setiap orang.

Melansir dari Geediting.com Rabu (17/9), ada beberapa frasa yang sering digunakan dan memiliki efek demikian.

Mengenali kebiasaan ini adalah langkah pertama untuk berkomunikasi dengan lebih efektif. Mari kita telusuri sembilan hal yang perlu dihindari.

1. Menggunakan Banyak Kata Pengisi

Kata-kata seperti "seperti," "anu," dan "tahu enggak sih" dapat mengganggu alur bicara. Hal ini membuat kita terdengar tidak yakin dan tidak memiliki pemikiran yang jelas. Ini memberikan kesan bahwa Anda sedang mengarang kalimat.

2. Memulai Kalimat dengan Permintaan Maaf

Mengatakan "Maaf menyela, tapi..." sebelum berbicara dapat mengurangi dampak pernyataan. Ini membuat Anda terlihat tidak yakin dengan ide yang ingin disampaikan. Apabila Anda yakin dengan apa yang akan dikatakan, hindari permintaan maaf.

3. Penggunaan Kualifikasi Berlebihan

Menggunakan frasa seperti "semacam," "mungkin," atau "agak" secara berlebihan membuat kalimat terdengar samar. Ini memberikan kesan Anda tidak yakin atau tidak memiliki pengetahuan mendalam tentang topik. Kata-kata tersebut meremehkan apa yang sedang Anda katakan.

4. Meminta Izin untuk Berbicara

Kalimat seperti "Bolehkah saya mengatakan sesuatu?" mengindikasikan kurangnya kepercayaan diri. Ini membuat Anda terlihat seperti membutuhkan validasi sebelum mengutarakan pikiran. Anda seharusnya merasa berhak untuk berbicara.

5. Mengakhiri Kalimat dengan Pertanyaan

Satu di antara kebiasaan umum adalah mengakhiri pernyataan dengan pertanyaan, seperti "Benar, kan?" atau "Ya, kan?" Ini bisa membuat kalimat terdengar seperti Anda mencari validasi dari orang lain. Ini juga membuat Anda terlihat tidak yakin pada apa yang Anda katakan.

6. Menggunakan Kata-kata Populer Tanpa Arti

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore