Ilustrasi seseorang yang menunjukkan senyum palsu./Freepik
JawaPos.com – Kita semua pernah melakukannya. Tersenyum walau hati sedang tidak bahagia.
Entah saat menyapa rekan kerja, menenangkan teman, atau sekadar pura-pura baik-baik saja di depan orang lain.
Uniknya, banyak orang percaya bahwa senyum palsu justru bisa membantu memperbaiki suasana hati.
Istilah ‘fake it till you make it’ sering dipakai untuk menggambarkan hal ini. Berpura-pura bahagia sampai akhirnya benar-benar merasa lebih baik.
Namun, apakah benar tubuh kita bisa ‘ditipu’ oleh ekspresi wajah? Sains ternyata punya jawabannya.
Teori Facial Feedback, Bagaimana Wajah Bicara pada Otak
Dalam psikologi, ada teori bernama facial feedback hypothesis. News menyebut teori ini menjelaskan bahwa ekspresi wajah yang kita buat mampu memengaruhi emosi di dalam diri.
Ketika tersenyum, otot-otot wajah mengirimkan sinyal ke otak bahwa kita sedang bahagia, dan otak merespons dengan memproduksi perasaan positif.
Hal ini berlaku meski senyum itu tidak tulus. Teori ini sudah lama jadi bahan perdebatan para peneliti, karena efeknya dianggap kecil.
Tetapi, penelitian demi penelitian menunjukkan bahwa ada benarnya senyum bahkan yang palsu, bisa memberi sentuhan kecil pada mood kita.
Penelitian Global Membuktikan Efek Senyum Palsu

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
