
Ilustrasi karyawan kantor sedang tersenyum (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Kenapa kita sering menunda pekerjaan yang sebenarnya penting, padahal kita tahu itu akan merugikan diri sendiri? Jawabannya ternyata tak sekadar soal malas atau kurang disiplin.
Di balik kebiasaan menunda, otak kita sedang memainkan drama internal yang jauh lebih rumit.
Prokrastinasi, Pertarungan Otak Emosional vs Rasional
Menurut penjelasan ahli dari Insights Psychology, fenomena prokrastinasi merupakan konflik antara dua pusat otak (sistem limbik dan korteks prefrontal).
Sistem limbik adalah pusat emosi dan kenikmatan, yang cenderung menghindari ketidaknyamanan dan mengejar kepuasan instan, terutama melalui pelepasan dopamin.
Di sisi lain, korteks prefrontal adalah pusat perencanaan, pengendalian impuls, dan pengambilan keputusan rasional.
Saat sistem limbik menang, kita lebih memilih scroll media sosial daripada menyelesaikan tugas berat yang bikin stres.
Diskon Temporal, yang Dekat Lebih Menggoda
Insights Psychology juga menyebutkan tak hanya konflik struktur otak, melainkan ada juga masalah present bias atau kecenderungan untuk lebih menghargai kesenangan atau keuntungan saat ini dibandingkan yang tertunda di masa depan.
Ini sebabnya, meski tahu manfaat menyelesaikan tugas, kita tetap menunda karena rasa puas sesaat lebih menggoda.
Dampak Jangka Panjang
McLean Hospital menjelaskan bahwa menunda memang memulihkan mood secara cepat untuk sementara.
Namun, seiring waktu, deadline akan mendekat, stres meningkat, dan rasa bersalah mulai tumbuh.
Siklus ini bisa memperparah kondisi mental kita, seperti kecemasan dan gangguan kesehatan.
Prokrastinasi, Timbul dari Ketakutan atau Perfeksionisme

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
